Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
ICW luncurkan program akademi antikorupsi, Kamis (19/4/2018)./Okezone-Chyntia
Harianjogja.com, JAKARTA- Pendidikan antikorupsi semakin digencarkan di Indonesia, salah satunya melalui pendirian Akademi Antikorupsi.
Indonesia Corruption Watch (ICW) meluncurkan program pembelajaran antikorupsi melalui Akademi Antikorupsi. Pembelajaran tersebut bisa diikuti secara cuma-cuma melalui internet atau e-learning. Dalam peluncuran tersebut, turut dihadiri oleh ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo mengatakan kemunculan program Akademi Antikorupsi dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap korupsi yang masih menjadi masalah utama di bangsa ini untuk mengejar kemajuan ekonomi. Selain itu, korupsi juga menjadi penyebab utama yang menghalangi terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera.
"Kita perlu mempelajari segala aspek tentang korupsi supaya bisa melawan korupsi. Karena, sekalipun penegakan hukum dilakukan, korupsi masih hidup dengan subur bahkan dengan modus yang semakin canggih," ujar Adnan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Kamis (19/4/2018).
Di tahun pertama peluncuran, Akademi Antikorupsi menawarkan enam mata kuliah, yaitu Pengantar Korupsi Untuk Remaja, Pengantar Korupsi Untuk Mahasiswa/Dewasa, Pedagogi Kritis dan Pendidikan Antikorupsi, Sosiologi Korupsi, Pengantar Hukum Korupsi serta Korupsi dan Kemiskinan.
Masyarakat luas bisa mengaksesnya melalui website https://akademi.antikorupsi.org dan memilih mata kuliah yang diinginkan. Selain menawarkan pembelajaran antikorupsi melalui daring, proses pembelajaran juga dapat dilakukan melalui kelas tatap muka maupun penggabungan antara keduanya melalui video, kuis dan diskusi.
"Kuliah ini diberikan oleh para aktivis antikorupsi serta dosen tamu dari kalangan akademisi maupun praktisi dalam pemberantasan korupsi. Nantinya diakhir matakuliah, peserta juga akan mendapatkan sertifikat," tuturnya.
Melalui program Akademi Antikorupsi tersebut, Adnan berharap pada akhirnya masyarakatndapat bersinergi dan bergerak bersama memerangi korupsi yang ada di Indonesia.
"Target utamanya mereka yang berusia SMA hingga dewasa. Ini produk untuk masyarakat yg haus pengetahuan korupsi, setelah tau dan memahami korupsi kemudian bergerak bersama memerangi korupsi di Indonesia," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang