Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Lokasi gedung roboh di Cirebon yang menewaskan tujuh orang./Okezone-Dwi Ayu
Harianjogja.com, CIREBON- Sebuah bangunan di Cirebon, Jawa barat roboh Senin (16/4/2018) siang dan menewaskan tujuh warga.
Sebanyak tujuh orang tewas dalam insiden runtuhnya bangunan penangkaran walet yang menimpa bangunan sanggar seni di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Korban ada 11 orang, tujuh meninggal dan empat orang lainnya luka-luka," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Gegesik, Suhardi, Senin (16/4/2018).
Suhardi menuturkan insiden itu terjadi sekira puku 10.30 wib, tanpa sebab yang jelas bangunan penangkaran walet runtuh dan menimpa sanggar seni yang di dalamnya tengah berlangsung latihan menari dan gamelan.
"Bangunannya sudah tua usianya puluhan tahun. Sanggar seni ini biasa digunakan siswa SMP untuk latihan tari dan gamelan," ujarnya.
Dari ketujuh korban meninggal dunia, lanjutnya, dua korban merupakan pelatih/ seniman/ budayawan dan lima orang merupakan siswa SMP. Latihan ini dibuka secara gratis oleh pemilik sanggar yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Adapun korban meninggal dunia diantaranya Andra,13, Aris, 32, Fada, 13, Suherman, 48, Ferdi ,14, Adzikri, 14 dan Suprapti. Untuk korban luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samudra menerangkan kejadian tersebut berlangsung saat siswa SMPN 1 Gegesik sedang melaksanakan latihan menabuh gamelan di sanggar tradisional milik Suherman, 48. Hingga saat ini belum diketahui penyebab yang jelas dari tuntuhnya bangunan penangkaran walet tersebut. Dugaan sementara polisi runtuhnya gedung karena kondisi bangunan yang sudah tua.
"Ada 11 korban, 7 meninggal dan 4 orang lainnya luka-luka," katanya, Senin (16/4/2018). Sementara, korban luka berat/ kritis yakni Tri Intan, 13, luka ringan Fitri,13 dan dua lainnya selamat.
"Kami masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebab pastinya," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.
PM India Narendra Modi berjanji kembali ke Indonesia sebelum 2029 untuk meresmikan Candi Prambanan setelah restorasi bersama rampung.
Pemkab Kulonprogo menggabungkan Disdag dan DisperinkopUKM mulai Januari 2027 demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan.