7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Seorang tentara Turki berdiri di sebuah kendaraan lapis baja di sebuah desa dekat perbatasan Turki-Suriah di provinsi Hatay./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Pasukan militer Suriah terlihat melakukan reposisi terhadap sejumlah sistem anti-rudal pertahanan udara pasca-serangan rudal pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat, pada Sabtu (14/4/2018).
Sejumlah lelaki berseragam militer terlihat berkumpul di sekitar sebuah kendaraan tank dengan rudal terpasang di atasnya.
“Sistem pertahanan antirudal ini berhasil mencegah mayoritas rudal yang ditembakkan pesawat jet tempur dari militer AS, Prancis dan Inggris,” begitu dilansir media Russia Today, Sabtu (14/4/2018).
Media ini melansir sistem persenjataan canggih ini bernama Buk M1 dan terpasang di pangkalan udara Mezzeh, di ibu kota Damaskus, Suriah. Markas ini juga menjadi sasaran serangan rudal sekutu dan mengalami kerusakan.
Buk M1 merupakan sistem pertahanan antirudal darat ke udara untuk jarak menengah yaitu untuk menembak rudal musuh, drone, hingga pesawat baling-baling. Jenis terbaru adalah Buk M3, yang mulai diproduksi pada 2013.
Militer Rusia mengklaim sekitar 70 rudal sekutu dari sekitar seratus yang ditembakkan berhasil ditembak jatuh menggunakan sistem pertahanan anti-rudal ini.
Seperti dilansir Reuters, sekutu menarget tiga titik militer utama Suriah, yaitu pos komando yang terletak di Damaskus, dan dua fasilitas yang diduga AS sebagai pusat penelitian serta produksi senjata kimia dan biologi yang terletak di Damaskus dan Homs.
Seusai serangan sekutu Sabtu pagi, pejabat militer Suriah memberikan pernyataan bahwa serangan itu tidak akan menghentikan gerak pasukan Suriah dan sekutu untuk menghancurkan kelompok teroris dan menguasai wilayah seluruh negara.
Selama ini, Suriah mendapat dukungan militer dari dua sekutu terbesarnya yaitu Rusia dan Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : RT, Reuters
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.