Kebakaran, Gudang SMK Ksatrian Sukoharjo Hangus

Iskandar
Iskandar Selasa, 10 April 2018 06:00 WIB
Kebakaran, Gudang SMK Ksatrian Sukoharjo Hangus

Pemadam kebakaran memadamkan kebakaran di SMK Ksatrian, Mendungan, Kartasura, Sukoharjo, Senin (9/4/2018)./Solopos-Iskandar

Harianjogja.com, SUKOHARJO—Laboratorium otomotif dan gudang milik Sekolah Menengah Kejuruan Ksatrian Sukoharjo, Jawa Tengah hangus terbakar, Senin (9/4/2018) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

“Api kebakaran berasal dari kabel lampu merkuri di luar pagar. Lampu itu untuk penerangan jalan,” ujar saksi mata yang kali pertama melihat kebakaran itu, Marijo, 54, ketika ditemui di lokasi kejadian, Senin petang.

Menurut dia kebakaran berasal dari kabel pada lampu merkuri penerangan jalan di sebelah gudang. Kabel yang terbakar semula hanya bagian luar kemudian dengan cepat merembet ke dalam gudang.

Marijo yang juga penjaga sekolah itu mengaku mengetahui ada kebakaran karena mencium bau plastik terbakar. Karena itu dia yang ketika itu sedang melihat siaran televisi di dekat lokasi kejadian langsung keluar ruangan.

Setelah dicari ternyata kabel lampu merkuri di sebelah barat gudang terbakar. Karena itu dia langsung mengambil ember mencari air untuk memadamkannya. Namun, karena api dengan cepat membesar karena menyambar tumpukan kayu di gudang, dia dan sejumlah warga kewalahan. Mereka lalu memanggil pemadam kebakaran.

Sementara itu Koordinator Pemadam Kebakaran Solo, Budi Raharjo, mengatakan tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi. Selain itu dia juga meminta bantuan pemadam kebakaran dari Sukoharjo.

“Saya juga meminta bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo sehingga jumlah personel yang terlibat sekitar 22 orang,” ujar dia.

Salah satu guru Bimbingan Konseling SMK Ksatrian, Tulus, mengatakan barang yang terbakar di gudang berupa tumpukan kayu seperti kusen, papan, dan sebagainya. Sedangkan barang yang terbakar di laboratorium otomotif antara lain sejumlah oli dalam kaleng, kertas, dan sebagainya.

Direktur SMK Ksatrian, Danang, mengatakan kerugian akibat kebakaran itu kira-kira Rp 15 juta. "Meskipun ini musibah, tapi masih untung tak ada korban jiwa," kata dia di lokasi.

Pada bagian lain kebakaran laboratorium dan gudang menyita perhatian puluhan warga. Akibatnya lokasi yang berada di gang sempit itu dipenuhi warga.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online