Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Risky Syukur
Harianjogja.com, JAKARTA—Peristiwa kebakaran tragis yang menewaskan satu keluarga di kawasan Grogol Petamburan, Jumat (17/4/2026) dini hari, diduga dipicu gangguan listrik di bagian luar rumah. Polisi mengungkap, kejadian bermula dari percikan api yang kemudian disusul ledakan pada kabel listrik di sekitar lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, Alexander Tengbunan, menjelaskan keterangan saksi menjadi petunjuk awal dalam mengungkap kronologi kebakaran. Menurutnya, saksi sempat mendengar suara letupan sebelum api membesar.
“Saksi mendengar percikan seperti ledakan. Saat keluar rumah, terlihat kabel listrik meledak dan langsung menghubungi petugas,” ujarnya.
Api Cepat Membesar
Api diduga berasal dari korsleting pada jaringan listrik di tiang depan rumah korban. Percikan tersebut kemudian merambat cepat ke bangunan rumah yang saat itu dalam kondisi tertutup, sementara para penghuni tengah tertidur.
Perwira Piket dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Abdul Syukur, menyebutkan kondisi tersebut membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Api diduga dari korsleting di tiang listrik, lalu masuk ke dalam rumah,” katanya.
Proses Evakuasi Terkendala
Saat petugas pemadam tiba di lokasi, kobaran api sudah meluas ke seluruh bagian rumah. Proses pemadaman pun tidak berjalan mudah karena akses masuk terhalang kondisi bangunan.
Rumah diketahui dalam keadaan terkunci dari dalam dan dilengkapi teralis besi, sehingga petugas harus menjebol pintu secara paksa untuk masuk dan melakukan penyelamatan.
“Kami harus mendobrak pintu karena rumah dalam kondisi terkunci,” ujar Abdul.
Kondisi tersebut memperlambat proses evakuasi, sementara api terus membesar di dalam bangunan.
Seluruh Korban Ditemukan Meninggal
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh penghuni rumah. Namun, seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terjebak di dalam bangunan yang terbakar.
Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran, termasuk memastikan sumber awal korsleting serta kondisi instalasi listrik di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memastikan keamanan instalasi listrik di rumah, termasuk memperhatikan kondisi kabel, sambungan, serta sistem pengaman agar tidak memicu risiko kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.