Soal Gatot, Gerindra Tak Masalahkan PKS

John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri Jum'at, 06 April 2018 06:00 WIB
Soal Gatot, Gerindra Tak Masalahkan PKS

Pengurus dan kader Partai Gerindra menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10/2017)./ANTARA-Yulius Satria Wijaya

Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Gerindra membiarkan Partai Keadilan Sejahtera untuk menjajaki kemungkinan mencalonpresidenkan mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo. Hal itu dilakukan menyusul belum ada kepastian Gerindra untuk berkoalisi dengan PKS.

“Jadi, wacana koalisi Gerindra-PKS belum sampai pada kesepakatan hitam di atas putih. Sementara Presiden PKS Sohibul Iman masih berencana bertemu dengan Gatot Nurmantyo,” kata Waketum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, di Kompleks Parlemen, Kamis (5/4/2018).

Dasco mengakui hingga kini belum ada ikatan hitam di atas putih antara Gerindra dan PKS soal Pilpres 2019. Karena itu, Pertemuan itu disebut-sebut sebagai tindak lanjut dari sikap Gatot yang ingin nyapres di Pilpres 2019.

“Gerindra pun tak mempersoalkan kemungkinan Gatot menjadi Capres dari PKS. Jadi, kita terserah PKS saja, dan itu sudah kita bicarakan dengan PKS juga. Sejauh ini sudah ada penjajakan, tapi memang belum ada hitam diatas putih,” ujar Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) itu.

Menurut Dasco, belum adanya kesepakatan secara tertulis antara Gerindra dan PKS, membuat partai dakwah itu sah-sah saja jika akan melakukan penjajakan dengan sejumlah tokoh.

“Bisa saja PKS membuka peluang juga ke calon-calon lain. Tapi kita memang ada kedekatan khusus dengan PKS. Kalau kolaisi dengan PKS sepakat, ya kita lanjutkan,” katanya.

Meski begitu, Dasco mengatakan Prabowo sama sekali tidak ragu untuk maju sebagai capres. Dia mengatakan, Prabowo akan menjawab pertanyaan publik terkait pencapresannya pada Rakornas 11 April di Hambalang mendatang.

“Oh enggak (ragu). Nanti kita lihat tanggal 11 April ada rakornas di Hambalang. Di situ nanti Pak Prabowo akan menjawab pertanyaan masyarakat yang saat ini sedang bertanya-tanya apakah Pak Prabowo maju atau enggak. Tapi saya pastikan dari Gerindra, pasti maju beliau,” ungkap Dasco.

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan pihaknya menghormati sikap Demokrat yang mau berkoalisi dengan partai pendukung Jokowi. Gerindra pun siap bertarung dengan Jokowi meski petugas partai asal PDI-P itu didukung banyak parpol.

“Gerindra tentu menghargai pilihan partai-partai untuk membangun koalisi. Pak Prabowo pasti maju menjadi capres dengan koalisi terbatas,” tegas Wakil Ketua MPR RI itu.

Sebelumnya, Ketum PPP M. Romahurmuziy mengajak Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bergabung dengan koalisi Jokowi di Pilpres 2019. Peluang Demokrat untuk berkoalisi dengan Jokowi pun terbuka lebar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online