SBBI-JBBI 2018: Hemat BBM Jadi Atribut Penting Beli Mobil
Faktor harga kurang menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen di kelas mobil tertentu. Faktor lain yang menjadi pertimbangan konsumen memilih mobil niaga adalah keawetan dan kekuatan mobil.
Permukiman bantaran rel kereta api (KA) di Gilingan, Banjarsari, Solo, Kamis (25/1/2018). (Solopos-Nicolous Irawan)
Harianjogja.com, SOLO -- Waktu tempuh antara bandara Solo dan Jogja akan semakin cepat dengan adanya rencana pengoperasian kereta api (KA) Bandara Adi Soemarmo, Solo.
Kereta api (KA) Bandara Adi Soemarmo diproyeksikan menjadi moda transportasi massal cepat yang menghubungkan bandara tersebut dengan Bandara Adi Soetjipto, DI Yogyakarta. Hal ini akan menambah variasi transportasi massal yang selama ini didominasi KA Prameks dan bus Solo-Jogja.
Project Director Daop VI/Yogyakarta, Yurish Wibawa, mengatakan PT KAI akan memakai KRDE yang saat ini masih dipesan di PT INKA. Kereta tersebut berkapasitas 200 tempat duduk. Namun, untuk kondisi normal, kereta mampu menampung 393 penumpang (sebagian berdiri). Saat paling sibuk, kereta mampu mengangkut maksimum 492 penumpang, dan saat crush load bisa 589 penumpang.
KA bandara akan menghubungkan stasiun kereta di Bandara Adi Soemarmo Solo-Solo Balapan-Stasiun Maguwo-Stasiun Tugu, dengan total jarak 72,7 km. Rencana waktu tempuh hanya 1,5 jam.
“Untuk jadwal perjalanan masih menunggu kajian, nanti mengikuti kebutuhan masyarakat. Sementara kami siapkan dulu dua train set.”
Sementara itu, proyek pembangunan stasiun kereta di Bandara Adi Soemarmo Solo kini sudah mencapai progres lebih dari 46%. Berdasarkan pantauan <i>Solopos.com<.i> akhir pekan lalu, pekerja mulai membangun konstruksi untuk lantai 2. Stasiun itu dibangun dua lantai, lantai 1 untuk kedatangan kereta api, sedangkan lantai 2 untuk ruang tunggu dan ruang koneksi dengan terminal bandara yang sedang dibangun.
“Jadi, kalau penumpang kereta yang mau naik pesawat lewat bandara bisa langsung naik ke lantai dua menuju ruang <i>check in</i> di terminal baru. Begitu sebaliknya, penumpang pesawat yang datang melalui terminal dan berencana mau ke Jogja atau Solo bisa naik kereta tinggal turun ke bawah ke stasiun,” papar General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Solo, Abdullah Usman.
Proyek KA bandara, kata Usman, bukan menjadi daya tarik bagi maskapai untuk buka rute penerbangan ke Solo, melainkan menjadi solusi atas over kapasitas di Bandara Adisucipto Jogja. Maskapai yang sampai saat ini tidak kebagian slot penerbangan di Jogja akan diarahkan pindah ke Adi Soemarmo Solo.
Pengguna jasa tak perlu merasa khawatir dengan jarak karena kereta bandara telah menghubungkan Solo dengan Jogja menjadi lebih dekat.
“Sampai saat ini sudah ada 40 flight yang antre untuk masuk Bandara Solo, sebagian adalah penerbangan yang tidak dapat slot di Jogja, sebagian buka baru. Untuk jumlah penerbangan eksisting saat ini ada 66 flight per hari,” imbuh Usman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.