Anak Berkebutuhan Khusus Kerjakan UN Secara Manual

Sunartono
Sunartono Sabtu, 03 Maret 2018 10:20 WIB
Anak Berkebutuhan Khusus Kerjakan UN Secara Manual

Mereka diberikan fasilitas untuk mengikuti secara manual

Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pendidikan Kota Jogja tidak mengikutsertakan 14 siswa anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018. Mereka diberikan fasilitas untuk mengikuti secara manual.

Keputusan itu diambil setelah melalui koordinasi dengan berbagai pihak. Fasilitas sekolah tempat ABK tersebut dan kondisi ABK yang tidak memungkinkan mengerjakan berbasis komputer juga dipertimbangkan.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Kota Jogja Hasyim menjelaskan, dalam pelaksanaan UN tahun ini tercatat ada 14 siswa ABK untuk jenjang SMP. Pihaknya berupaya mendukung kelancarannya dengan menyiapkan berbagai perangkat agar para ABK dapat mengikuti UN dengan baik.

"14 siswa itu ada di dua sekolah. 13 anak di MTs Yaketunis semuanya tuna netra dan satu anak di SMP Muhammadiyah 10 dia termasuk kategori tuna daksa. Assessment-nya dia tremor," terangnya kepada Harianjogja.com di kantornya, Jumat (2/3/2018).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online