Banjarnegara Diguncang Gempa M2,2, Ini Penjelasan BMKG
Gempa M2,2 mengguncang Banjarnegara, Rabu pagi. BMKG menyebut gempa dangkal akibat sesar aktif dan tak berpotensi tsunami.
Kerja sama juga dijalin dengan instansi dalam negeri
Harianjogja.com, SLEMAN-Ketua STTNas Ircham menyatakan, saat ini kerja sama dalam negeri telah dilakukan dengan 32 instansi dan luar negeri 13 instansi yang terealisasi pada 2017.
Bahkan pada awal Februari 2018 tekah digelar pelatihan berkaitan dengan sumber daya energi yang mendatangkan pakar dari Jepang. Fasilitas laboratorium juga terus ditingkatkan, saat ini sudah ada beberapa laboratorium yang sudah memenuhi standar nasional dan memiliki tempat uji kompetensi (TUK).
"Kami juga terus mendorong studi lanjut bagi para dosen. Saat ini ada tiga dosen yang studi doktor di Unpad, UGM, dan UNS," ujarnya.
http://m.harianjogja.com/?p=897665">Baca juga : STTNas Siap Hadapi Kampus Asing
Ia menambahkan, untuk penelitian juga terus diupayakan naik, penelitian eksternal tahun ini mencapai 19 judul dengan nilai Rp871 juta yang masuk dalam peringkat ke tujuh dari 107 PTS di Jogja. Pemberian surat keterangan pendamping ijazah juga sudah berjalan dengan IPK mahasiswa rata-rata di atas 3,00.
"Koleksi perpustakaan saat ini tercatat ada 6025 judul dengan jumlah 18.843 eksemplar buku," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M2,2 mengguncang Banjarnegara, Rabu pagi. BMKG menyebut gempa dangkal akibat sesar aktif dan tak berpotensi tsunami.
Ekspor mobil Indonesia Januari-Juli 2026 menunjukkan SUV makin diminati, tetapi MPV seperti Avanza dan Xpander masih punya pasar kuat.
Podcast Raditya Dika dan Nagita Slavina hilang dari YouTube setelah hampir 1 juta views. Alasan takedown belum mendapat konfirmasi resmi.
Warga di Kabupaten Bantul mempertanyakan proses penetapan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Pembatasan subsidi BBM bagi desil 10 diperkirakan menghemat sekitar 10 persen anggaran subsidi energi. Pertalite masih dalam kajian.
47% Gen Z tidak memiliki dana darurat. Fenomena doomspending membuat anak muda lebih sulit menabung di tengah tekanan ekonomi.