Banjarnegara Diguncang Gempa M2,2, Ini Penjelasan BMKG
Gempa M2,2 mengguncang Banjarnegara, Rabu pagi. BMKG menyebut gempa dangkal akibat sesar aktif dan tak berpotensi tsunami.
Hampir bisa dipastikan penyebab meninggalnya bukan karena radiasi HP
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kematian seseorang setelah bermain gim atau gadget, secara medis bukan karena radiasi ponsel yang dipakai. Akan tetapi, penyebab umum bisa terjadi karena tenaga yang dipaksa untuk terus bermain gim (permainan) atau ponsel menjadi lupa makan dan stamina berkurang.
Dokter Spesialis Mata Sub Divisi Vitreo Retina RS DR YAP Supanji menjelaskan, secara medis penyebab kematian terhadap seseorang yang diketahui setelah bermain gim bukan karena radiasi ponsel. Meninggal setelah bermain gim, bisa jadi karena stamina menurun akibat lupa makan dan istirahat karena asyik bermain ponsel.
"Secara pengetahuan medis hingga saat ini, hampir bisa dipastikan penyebab meninggalnya bukan karena radiasi HP. Penyebabnya yang paling sering adalah kondisi badan tidak baik kemudian di forsir, dipaksa bermain gim yang lupa waktu, lupa makan, lupa istirahat sehingga kondisi drop hingga meninggal dunia," terangnya kepada Harianjogja.com, Sabtu (24/2/2018).
Dosen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM ini menambahkan, saat ini sudah menjadi keprihatinan di dunia bahwa kecanduan gim melupakan segala hal sehingga pekerjaan terbengkalai. Karena asyik bermain gim, sehingga kesehatan tidak diperhatikan bahkan sering kali anak lebih memilih main gim daripada makan. "Apalagi korbannya masih anak-anak yang rasio berpikirnya tidak panjang," imbuhnya.
Asyik main gim, kata dia, juga dapat melupakan upaya menjaga kesehatan secara umm seperti mandi, makan, bersih-bersih lingkungan. Bahkan hingga badan sakit tidak dirasa dan tetap keinginan bermain gim disalurkan sehingga kadang nyawa pun terancam, mulai dari sakit hingga kecelakaan karena fokus dengan gim di gadget.
"Karena gim pula jadi tidak waspada pada bahaya di sekitarnya tertabrak dan lain-lain. Prestasi sekolah menurun, suka marah-marah tanpa alasan jelas dengan sekitarnya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M2,2 mengguncang Banjarnegara, Rabu pagi. BMKG menyebut gempa dangkal akibat sesar aktif dan tak berpotensi tsunami.
Ekspor mobil Indonesia Januari-Juli 2026 menunjukkan SUV makin diminati, tetapi MPV seperti Avanza dan Xpander masih punya pasar kuat.
Podcast Raditya Dika dan Nagita Slavina hilang dari YouTube setelah hampir 1 juta views. Alasan takedown belum mendapat konfirmasi resmi.
Warga di Kabupaten Bantul mempertanyakan proses penetapan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Pembatasan subsidi BBM bagi desil 10 diperkirakan menghemat sekitar 10 persen anggaran subsidi energi. Pertalite masih dalam kajian.
47% Gen Z tidak memiliki dana darurat. Fenomena doomspending membuat anak muda lebih sulit menabung di tengah tekanan ekonomi.