UN ONLINE 2015 : Disdikpora Gunungkidul Siapkan 4 Sekolah

Kamis, 05 Februari 2015 16:40 WIB
UN ONLINE 2015 : Disdikpora Gunungkidul Siapkan 4 Sekolah

Sejumlah siswa membubuhkan tanda tangan pada spanduk bertuliskan ”Pakta Integritas Ujian Nasional 100% Jujur” yang direntang di arena Car Free Day (CFD) Kota Solo, Jl Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/4/2014). Aksi tersebut sebagai bentuk ikrar untuk mengerjakan Ujian Nasional 2014 dengan jujur. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)

UN Online 2015, Gunungkidul menyiapkan empat sekolah.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menyiapkan empat sekolah untuk menggelar Ujian Nasional (UN) secara online. Keempat sekolah yang ditunjuk meliputi satu Sekolah Menengah Atas dan tiga Sekolah Menengah Kejuruan.

Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid menjelaskan empat sekolah tersebut seluruhnya berada di Kecamatan Wonosari yakni, SMA N 1 Wonosari, SMK N 1 Wonosari, SMK N 2 Wonosari dan SMK N 3 Wonosari.

“Kita sudah mempersiapkannya. Kalau sewaktu-waktu diminta menyodorkan, maka sekolah-sekolah itu kami jadikan kandidat utama untuk melakukan UN online,” kata Bahron kepada Harianjogja.com, Rabu (4/2/2015).

Dia menjelaskan penunjukkan tersebut berdasarkan pada fasilitas yang dimiliki sekolah. Disdikpora menilai keempat sekolah tersebut memiliki sarana prasarana memadai sehingga dapat melaksanakan ujian tersebut. Menurut Bahron, penunjukan tersebut juga belum ada kepastian. Sebab, disdikpora juga masih menunggu jawaban dari sekolah yang bersangkutan.

“Kami tidak bisa asal tunjuk, karena juga harus memerhatikan kesiapan di sekolah,” katanya.

Dia menambahkan untuk persiapan, Disdikpora Gunungkidul telah berkoordinasi dengan Disdikpora DIY. Mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah itu pun berharap besar agar sekolah yang ditunjuk tidak keberatan melaksanakan ujian secara online.

“Kalau sudah tidak ada masalah, langkah selanjutkan bisa melakukan sosialisasi kepada para siswa terkait pelaksanaan ujian dengan model yang baru,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonosari Rahmat Basuki mengaku siap melaksanakan UN secara online. Pasalnya, dari sisi fasilitas juga sudah memenuhi, sehingga ujian tersebut bisa dilaksankan. Keyakinan Rahmat tidak lepas keberadaan jurusan Teknik Informatika dan Multi Media di sekolah tersebut. oleh karenanya, sarana prasarana yang ada di jurusan itu bisa digunakan untuk ujian secara online.

“Saya kira pelaksanaan unjian secara online lebih aman dan juga lebih menghemat biaya. Namun, sebelum itu dilaksanakan harus ada sosialisasi dan perisapan yang benar-benar matang,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online