WARGA TEMPEL DITEMBAK : Pelaku Penembakan Ternyata Polisi

Sunartono
Sunartono Jum'at, 17 Oktober 2014 09:40 WIB
WARGA TEMPEL DITEMBAK : Pelaku Penembakan Ternyata Polisi

Ilustrasi penembakan di Sleman (JIBI/Harian Jogja/Grafis/Hengki Irawan)

Harianjogja.com, SLEMAN—Polres Sleman akhirnya mengakui anggota Polsek Sleman telah menembak AY, 17, warga Dusun Watupecah, Pondokrejo, Tempel, Sleman.

AY ditembak karena menghina dan menantang polisi. AY kini ditetapkan sebagai tersangka dugaan penghinaan. Sebelumnya, AY menderita tiga luka tembak di tangan dan perut dan menjalani operasi pengangkatan proyektil di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Rabu (15/10/2014).

Kapolres Sleman, AKBP Ihsan Amin, mengatakan penembakan terjadap AY sudah sesuai prosedur. Namun, polisi yang memuntahkan peluru tetap diproses. Kasus itu kini ditangani Provos Polres Sleman dan Polda DIY.

“Saat ini senjata yang dibawa oleh anggota [polisi] tersebut kami tarik. Kami akan melakukan tes psikologi untuk penyelidikan lebih lanjut,” terang Ihsan dalam jumpa pers di Aula Mapolres Sleman, Kamis (16/10/2014) sore.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online