Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Harianjogja.com, SEMARANG - Tiga korban dukun pengganda uang dari Gunung Sumbing Windusari Magelang, Muhyaro tidak dibunuh secara bersamaan.
Di kebun Muhyaro yang berada di Dusun Petung, Desa Ngemplak, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Sabtu (27/7/2013) lalu ditemukan tiga jasad terkubur.
Satu jasad adalah Yulanda Rifan, dosen Arsitektur FT Undip yang merupakan anak guru besar FH Undip Prof Barda Nawawi. Jasad Yulanda utuh dan tampak belum lama dikuburkan.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/01/dukun-jagal-dari-sumbing-2-korban-muhyaro-saling-kenal-pergi-berdua-2-tahun-silam-433831">Dua jasad lain diduga bernama Sunaryo, 39, dan Nurudin, 49. Dua jasad ini kondisinya sudah membusuk.
Kepala Sub Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Tengah Ajun Komisaris Besar Sumy Hastri, mengatakan terungkapnya identitas korban didasarkan atas laporan kehilangan warga di Cilacap dan Temanggung.
“Pihak keluarga menyebutkan ciri-ciri yang sesuai dengan kondisi kedua jenazah tersebut,” katanya di RS Bhayangkara Semarang, Kamis (1/8/2013).
Dalam laporan tersebut, kata dia, Sunaryo teridentifikasi sebagai warga Kroya, Kabupaten Cilacap, sementara Nurudin merupakan warga Penggantan, Kabupaten Temanggung.
Keduanya diduga sudah saling mengenal sebelum pergi ke Windusari, Kabupaten Magelang, ke tempat Dukun Muhyaro. Korban terakhir berpamitan ke pihak keluarga sekitar 22 bulan lalu. “Kami sudah minta DNA anak Nurudin dan orangtua Sunaryo untuk dicocokkan," katanya.
Muncul kemungkinan korban dikubur hidup-hidup setelah dipukul bagian kepalanya. Hal itu diketahui dari banyaknya benda asing di saluran pernapasan korban.
Adapun Muhyaro, tewas terjun ke jurang saat diminta menunjukkan kuburan korban-korbannya, Kamis (25/7/2013) lalu. Perwira Polda AKP Yahya R Lihu ikut terjun dan gugur karena tangannya terikat dengan tangan Muhyaro.
Dua hari berikutnya, 3 jasad ditemukan terkubur di kebun Muhyaro. Satu di antaranya dipastikan atas nama Yulanda Rifan. Dua lainnya belum diketahui dan hingga saat ini masih diautopsi di RS Bhayangkara Semarang.
Setelah tersangka utama tewas, polisi menetapkan seorang tersangka atas nama Lasmono. Pria asal Wonosobo ini mengaku ikut membunuh dua korban. Ia masih terus diperiksa untuk pengembangan kasusnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus