Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
http://images.harianjogja.com/2013/02/DEMOKRAT14-370x246.gif" alt="" width="370" height="246" />JAKARTA—Anggota Dewan Pembina http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/28/anas-ibas-dua-sejoli-yang-kini-bercerai-383647">Partai Demokrat, Hayono Isman mengatakan ketua umum partai sebaiknya tidak harus menjadi calon presiden sehingga terbuka peluang bagi munculnya kader terbaik untuk menjadi calon pemimpin nasional.
Menurut Hayono, kepemimpinan partai tidak harus berorientasi pada pemilihan presiden namun bagimana membangun partai untuk jangka panjang. Dengan demikian, siapapun yang terpilih sebagai ketua umum partai tidak harus mengejar peluang jadi capres namun konsentrasi mengurus partai.
“Saya mengusulkan nantinya siapapun ketua umum partai tak boleh menjadi capres. Siapa tahu ada kader yang yang lebih baik,” ujarnya dalam diskusi bertema “Demokrat pasca berhentinya Anas,” di Kompleks Parlemen, Kamis (28/2/2013). Hayono menegaskan usulannya tersebut juga berlaku di Partai Demokrat sendiri.
Menurutnya, dengan tidak adanya keharusan ketua umum partai jadi capres maka demokrasi akan bisa berkembang baik karena munculnya kompetisi. Selain itu, dengan terbukanya peluang bagi kader selain ketua umum jadi capres maka oligarki di partai bisa dihindari.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya yang turut menjadi nara sumber pada diskusi itu, mengatakan penumpukan jabatan srategis pada satu orang dalam sistem kepartaian membahayakan bagi perkembangan demokrasi.
Dia mencontohkan kepemimpinan di Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden SBY tidak saja sebagai Ketua Majelis Tinggi namun juga Ketua Dewan Pembina dan Ketua Dewan Kehormatan di Partai Demokrat.
“Ini merupakan contoh terburuk partai politik dalam perkembangan demokrasi dimana SBY dibebani banyak tugas,” ujarnya. Menurutnya, selama ini citra partai oligarkis bahkan genetis dimiliki PDI Perjuangan. Akan tetapi, dalam perkembangannya muncul Partai Demokrat yang semula lebih demokratis menjadi partai paling oligarkis.
Yunarto menilai aneh ketika Presiden SBY memegang kekuasaan sebagai Ketua Majelis Tinggi setelah Kongres di Bandung memilih Anas Urbaningrum sebagai Ketua umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.
Apple mengusulkan komisi 15% untuk transaksi melalui tautan pembayaran di luar App Store. Tarif berbeda berlaku bagi pengembang tertentu.