BLT Kesra Rp900 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
JAKARTA--Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, menilai sistem operasi pengamanan di perbatasan harus diperbaiki setelah ada insiden penembakan di Puncak Jaya, http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/21/konflik-papua-menko-polhukam-sebut-pelaku-kelompok-lama-381685">Papua.
"Harus ada perbaikan operasi di penjagaan, bagaimana prosedurnya. Internal juga harus ada evaluasi," ujarnya, Selasa (27/2/2013), saat ditanya evaluasi buntut kasus penembakan TNI di Papua.
Seperti diketahui, baku tembak terjadi di dua lokasi berbeda di Papua, Kamis (21/2/2013) pagi, sehingga menyebabkan delapan anggota TNI dan empat warga sipil tewas. Bahkan kelompok bersenjata pada Jumat (22/2/2013) menyerang helikopter yang hendak mengevakuasi korban.
Djoko Suyanto mengatakan pelaku hingga saat ini sedang dikejar. "Semoga pelakunya segera ditangkap dan kasusnya menjadi terang," tambahnya.
Disinggung soal tindakan terhadap pelaku penembakan, Djoko menegaskan itu akan dilaksanakan sesuai hukum yang berlaku. "Untuk motif belum tahu karena belum tertangkap," tukasnya. (40)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.