Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
KPK dalam waktu dekat akan memanggil Menteri Pertanian Suswono terkait kasus suap impor daging sapi.(kabar24)
http://images.harianjogja.com/2013/02/Mentan-Suswono-RRI.jpg" alt="" width="250" height="250" />JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memanggil Menteri Pertanian Suswono terkait kasus suap impor daging sapi yang telah menyeret mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq sebagai tersangka.
Menurut KPK kasus suap impor daging sapi berkaitan erat dengan Menteri Pertanian Suswono.
Setelah penyidik KPK memeriksa Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Syukur Iwantoro serta Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Pasca Panen Ahmad Juanidi, juga dua orang staf PNS di Kementan kemarin (12/2/2013), pada hari ini giliran Sekretaris Menteri Pertanian sekaligus Staf Khusus Mentan, Baran Wirawan yang dipanggil oleh KPK.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan KPK akan memeriksa Mentan Suswono sebagai saksi untuk klarifikasi terhadap informasi yang telah disampaikan oleh para saksi lain dan tersangka dalam kasus tersebut.
“Logika sederhana, dugaan hadiah atau janji yang berkaitan dengan kuota impor daging, tentu harus ada informasi dari Kementan,” ujarnya, Rabu (13/2/2013).
KPK melakukan tangkap tangan terhadap dugaan suap pengurusan impor daging itu pada akhir bulan lalu yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq dan importir daging PT Indoguna Utama.
Sampai saat ini, penyidik KPK terus memperdalam kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi dan para tersangka.
“Pasti kalau keterangan dari menteri yang dibutuhkan ya soal kuota impor daging sapi dan soal pengakuan yang sudah disampaikan saksi dan tersangka,” ujarnya.
Tersangka LHI disangka akan menerima hadiah atau janji dari PT Indoguna dalam pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dengan modus trading influence (memperdagangkan pengaruh). (JIBI/aw)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026/27, Sabtu (3/10) pukul 23.00 WIB. Simak kondisi tim dan prediksi susunan pemain.