Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel akan mengembalikan uang Rp2 miliar yang diberikan Deddy Kusdinar.(google.news)
http://images.harianjogja.com/2013/02/20121207174033899.jpg" alt="" width="315" height="208" />Choel akan kembalikan uang Herman & Deddy terkait kasus http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/12/sprindik-anasbelum-ada-gelar-perkara-untuk-anas-soal-hambalang-378376">Hambalang yang melibatkan Andi Alfian Mallarangeng. Nilai uang yang akan dikembalikan Choel alias Andi Zulkarnaen Mallarangeng, adik tersangka kasus Hambalang itu kepada Komisaris PT Global Daya Manunggal Herman Prananto dan mantan Kabiro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar sebesar Rp2 miliar.
Choel tidak menyebutkan uang pemberian dari Deddy Kusdinar. Deddy saat ini sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sarana dan prasarana olah raga Hambalang.
Adik Andi Mallarangeng itu telah diperiksa untuk kedua kalinya oleh penyidik KPK sebagai saksi dari tersangka Andi Mallarangeng dan Deddy Kusdinar.
Menurutnya, dalam penyelidikan itu, KPK menyinggung soal pemberian kesempatan kepadanya untuk mengembalikan uang yang pernah diterimanya dari Herman Prananto dan Deddy Kusdinar.
"Insya Allah dalam waktu 1-2 pekan ini, dalam bulan ini juga saya akan mengatur mengumpulkan uang tersebut untuk mengembalikan kepada pihak KPK. Totalnya biar nanti KPK yang memberitahukan," ujarnya di gedung KPK seusai diperiksa sebagai saksi kasus Hambalang, Selasa (12/2/2013).
Dia menegaskan pihaknya telah menerima uang dari Deddy Kusdinar pada 28 Agustus 2010, tetapi Choel enggan menyebutkan jumlahnya. Menurutnya, pemberian uang dari Deddy itu sebagai hadiah ulang tahun dirinya.
Selain itu, Choel juga mengakui menerima uang Rp2 miliar dari Komisaris PT Global Daya Manunggal Herman Prananto pada Mei 2010. Pemberian uang dari Herman itu, katanya, jauh sebelum dimulainya proyek Hambalang. PT Global Daya Manunggal merupakan subkontraktor proyek Hambalang.
Choel beralasan pemberian uang dari Herman itu bukan disebabkan perusahaan itu menjadi subkontraktor Hambalang, tetapi ada kepentingan lain terkait dengan dirinya sebagai Presiden Fox Indonesia yang banyak mengenal kepala daerah. Sementara itu, Herman memiliki proyek di daerah-daerah.
Choel memaparkan pemeriksaan penyidik KPK terhadap dirinya selama lima jam dengan beberapa pertanyaan.
Menurutnya, sebagian besar pertanyaan itu soal pendalaman atas apa yang sudah disampaikan sebelumnya, sehingga tidak ada hal baru dalam penyelidikan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Chip AI Nvidia Jetson Orin ditemukan pada sisa rudal Rusia S-71M. GUR menduga komponen itu terkait kemampuan otonom rudal.
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
Hacker Iran diduga menyerang puluhan fasilitas air AS. Serangan mengganggu operasional dan mengekspos kerentanan sistem air.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.