Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
http://images.harianjogja.com/2013/02/karni-ilyas-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" />JAKARTA—Ada yang tak biasa di acara Indonesia Lawyer Club di TV One, Selasa (5/2/2013) malam. Bagaimana tidak, Karni Ilyas mendapat semprotan tajam dari peserta yang juga petinggi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana.
Fungsionaris Partai Demokrat ini melayangkan interupsi di acara itu. Dia mempermasalahkan ketidakseimbangan topik acara talk show yang selalu ditunggu-tunggu publik tersebut.
“Anda ini gimana, kok hanya kami – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat – yang selalu jadi sorotan, padahal kasus partai-partai lain tidak kalah menariknya untuk dijadikan topik.”
“Ada kasus korupsi pengadaan kitab suci Al-Qur’an yang melibatkan sejumlah kader Partai Golkar, kok nggak dibahas. Yang adil dong,” kritik Sutan kepada Karni Ilyas, pemandu acara ILC.
Dia meminta Karni untuk di kesempatan lain membahas isu-isu korupsi yang tidak kalah hangat oleh partai lain – di luar PKS dan Demokrat – sehingga publik juga mendapat informasi yang adil, seimbang dan obyektif.
“Jangan hanya kami jadi bulan-bulanan. Ini kritik untuk Anda, biar adil dan obyektif,” tegasnya.
Politisi gaek Demokrat Ahmad Mubarok yang duduk bersebelahan dengan Sutan mengiyakan kritikan yang disampaikan kolega partainya tersebut. “Iya dong harus adil,” ujarnya.
Kejadian di luar dugaan dalam talk show bertema “Prahara PKS, Prahara Politik” semalam itu pun menjadi salah satu topik hangat di Twitter.
“Karni Ilyas kena sama Mubarok dan Bhatoegana, bahas korupsi kok hanya ngundang PKS dan Demokrat,” @yusuf_ungsi.
“Sehebat apapun jurnalis, tetap tidak bisa independen sepanjang sentuh kehidupan pribadinya,” @wikaryafd
“Ada yang tahu akun twitter Sutan Bhatoegana, kami mau kasih selamat atas keberaniannya damprat Karni Ilyas,” @partaisocmed
“Karni Ilyas cerdas banget ya,..he.hee, mending pindah ke tv yg ownernya bukan orang politik,” @emilhussein.(JIBI/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.