Pengungsi Kampung Melayu Tinggal 2.000 Orang

Minggu, 20 Januari 2013 14:24 WIB
Pengungsi Kampung Melayu Tinggal 2.000 Orang

Bisnis/Alby Albahi POSKO BANTUAN PGN Suasana posko bantuan bencana di Perumahan Ciledug Indah I, Tangerang, Banten(20/1). Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melaksanakan acara bhakti sosial dan membuka dapur umum serta posko kesehatan.

http://images.harianjogja.com/2013/01/20113-ABI-01BANTUANPGN2-370x247.jpg" alt="" width="370" height="247" />JAKARTA – Pengungsi sudah mulai berangsur kembali ke rumahnya masing-masing. Ini yang terlihat di Kelurahan Kampung Melayu.

Mereka yang tempat tinggalnya relatif aman memilih pulang dan mulai membersihkan rumah.

“Jumlah pengungsi semula sekitar 4.000 sampai 5.000, kini sekitar 2.000an orang,” kata Kepala Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi K., di pos komando pengungsian Polres Jakarta Timur, Minggu (20/1/2013).

Mulyadi mengatakan, sebagian warga sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan tempat tinggal mereka.

“Sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah untuk bersih-bersih, tapi tidak semuanya mereka kembali karena yang agak ke dalam sana masih tergenang air,” kata Mulyadi.

Sejumlah warga, menurut dia, rumahnya memang masih tergenang banjir akibat meluapnya air Kali Ciliwung.

Genangan air di Rukun Tetangga 009/Rukun Warga 02 terlihat masih setinggi mata kaki hingga setengah betis orang dewasa, dan aliran air cukup deras melintasi rumah-rumah penduduk yang letaknya rendah.

Sejumlah warga terlihat sedang mengeluarkan air dari rumah mereka dan yang lainnya tampak membersihkan lumpur sisa banjir.

Menurut keterangan warga, sejumlah perumahan yang letaknya di dalam, khususnya wilayah RT 16/RW 03 genangan air masih cukup tinggi.

“Rumah saya airnya masih setinggi paha,” kata Beti, salah seorang warga setempat. (Antara/sae)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online