Pengelola Plaza UOB: Tak Ada Korban Lagi

Minggu, 20 Januari 2013 14:10 WIB
Pengelola Plaza UOB: Tak Ada Korban Lagi

040512-EM-BISNIS-5UOB BISNIS/ENDANG MUCHTAR Pekerja membersihkan logo UOB di salah satu gedung perkantoran di Jakarta, Jumat (04/05). PT Bank UOB Indonesia mengalokasikan dana sedikitnya Rp400 miliar untuk melakukan transformasi dalam bentuk perubahan penampilan kantor cabang, relokasi cabang, hingga perubahan seragam dari staf bank.

http://images.harianjogja.com/2013/01/040512-EM-BISNIS-5UOB2-230x310.jpg" alt="" width="230" height="310" />JAKARTA – Pengelola Plaza UOB yakin tidak ada korban lagi yang terjebak banjir dalam basement gedung.

“Sejauh ini hanya ada laporan empat orang hilang dan keempat-empatnya sudah ditemukan, kami yakin tidak ada tambahan korban,” kata pengelola gedung Plaza UOB Prisca saat berkeliling bersama wartawan di lokasi kejadian, Minggu (20/1/2013)

Sikap pihak pengelola yang sempat terkesan tertutup dan menghalangi peliputan wartawan membuat berbagai informasi dari Gedung UOB memberi daya tarik tersendiri.

Dia juga menegaskan sudah tidak ada orang yang terjebak di basement lantai dua dan tiga.

“Kami yakin tidak ada korban lagi di basement dua dan tiga, laporan dari keluarga atau pihak kantor juga tidak ada,” katanya.

Prisca menjelaskan basement gedung terdiri dari empat lantai. Basement satu, dua dan tiga difungsikan untuk parkir sementara basement empat sebagai tempat penyimpanan limbah gedung.

Dia juga menuturkan hingga saat ini pihak pengelola gedung masih berusaha menyedot air yang tersisa di basement dua dan tiga.

“Pagi ini basement satu sudah kering, ada sekitar 25 mobil tapi belum tahu akan dikeluarkan atau tidak,” ungkapnya.

Basement satu gedung UOB sudah tidak tergenang air serta hanya menyisakan lumpur tebal. Sekitar 40 unit alat penyedot air juga terus menyedot air keluar dari basement gedung dan langsung dialirkan ke Jalan MH Thamrin yang tepat berada di depan gedung.

Kondisi tersebut, menyebabkan arus lalu lintas mengarah ke Bunderan Hotel Indonesia menjadi tersendat. Setelah melewati gedung UOB, lalu lintas kembali lancar.

Sebelumnya, Kamis (17/1/2013), sekitar pukul 10.45 WIB, tanggul yang dipasang di tiap pintu basement gedung Plaza UOB jebol karena datangnya air deras akibat banjir di kawasan ibu kota.

Akibatnya, basement satu gedung yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, itu tertutup air hingga sekitar tiga meter.

Dari empat korban yang ditemukan, dua diantaranya tewas, yakni Abdul Arif Agus dan Haridianto Eko. Sementara dua korban selamat lainnya adalah Tri Susanto dan Tito Fitrianto. (Antara/sae)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online