JOKI UII: Pelaku Mahasiswa PTN di Jogja

Kamis, 17 Januari 2013 17:00 WIB
JOKI UII: Pelaku Mahasiswa PTN di Jogja

 

SLEMAN— Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali berhasil mengamankan satu orang peserta ujian masuk jalur Paper Based Test (PBT) yang diduga sebagai joki. Ini merupakan peserta ujian masuk Fakultas Kedokteran.

Seorang perempuan yang tertangkap tangan menjadi joki telah dilaporkan ke Polres Sleman. Pelaku masih tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di DIY.

Kasatreskrim AKP Heru Muslimin mengatakan pelaku dikenai wajib lapor. Perempuan  itu tidak ditetapkan sebagai tersangka karena tindakannya dinilai belum memenuhi unsur-unsur pidana.

Polisi sulit dalam pembuktian dan penggunaan pasal yang penjerat. “Jaringan terputus,” jelas Heru singkat saat dihubungi Harian Jogja, Kamis (17/1/2013).

Menurut Heru, hasil pekerjaan pelaku belum sempat ditransfer ke operator sehingga belum sempat ada penyebaran hasil ujian itu kepada para konsumen.

“Pelaku tidak mengenal operatornya. Undang-Undang ITE tak bisa diterapkan karena itu hanya untuk hacker biasa saja,” lanjut Heru.

Menurut Heru, modus yang dipakai pelaku mengirimkan hasil jawaban menggunakan telepon seluler yang terhubung dengan operator di luar kampus. Melalui provider tertentu, lantas operator mentransfer jawaban ke alat serupa yang dipegang konsumen.

Rektor UII Edy Suandi Hamid, membenarkan adanya praktik perjokian pada tes PBT gelombang pertama ini. Ujian yang diikuti 794 peserta ini digelar pada Minggu (13/1/2013) di kampus terpadu UII.

“Bukan hanya kali ini tapi sudah terjadi berulang kali. Prodi Pendidikan Dokter yang menjadi salah satu prodi favorit menjadi incaran perjokian,” jelas Edy saat menggelar JP di Rumah Makan Sederhana, Kamis (17/1/2013).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online