Capres Brasil Flavio Bolsonaro Diselidiki atas Dugaan Pencucian Uang

Newswire
Newswire Selasa, 20 Oktober 2026 02:37 WIB
Capres Brasil Flavio Bolsonaro Diselidiki atas Dugaan Pencucian Uang

Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri. /Antara.

Harianjogja.com, BRASIL— Kepolisian Federal Brasil menyelidiki kandidat presiden atau capres dari Partai Liberal, Flavio Bolsonaro, atas dugaan keterlibatan dalam skema pencucian uang. Penyelidikan tersebut dilaporkan surat kabar O Globo pada Minggu (18/10).

Kasus ini berada di bawah pengawasan Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes. Penyelidikan merupakan pengembangan dari perkara dugaan pencucian uang dan transfer dana ilegal ke luar negeri yang melibatkan negara bagian Rio Grande do Sul.

Penyidik Telusuri Hubungan Keuangan Bolsonaro

Perhatian penyidik mengarah kepada pengacara Willer Tomaz setelah muncul indikasi bahwa dirinya mengendalikan perusahaan taruhan Rede Loto. Perusahaan tersebut mendapatkan izin operasional dari pemerintah negara bagian Rio de Janeiro pada Mei 2023.

Dengan berbekal perintah pengadilan, polisi memeriksa pesan elektronik, surat elektronik atau email, serta data lain yang tersimpan di ponsel Tomaz. Analisis terhadap materi tersebut kemudian mengungkap hubungan keuangan antara Tomaz dan Bolsonaro.

Penyidik juga menemukan bukti bahwa keduanya melakukan sedikitnya lima perjalanan ke luar negeri bersama-sama pada paruh pertama 2025.

Ditemukan Catatan Perjalanan ke Tiga Negara

Bolsonaro dan Tomaz diketahui mengunjungi Afrika Selatan, Portugal, dan Prancis bersama-sama. Informasi mengenai perjalanan tersebut ditemukan melalui sejumlah data yang tersimpan di perangkat elektronik milik Tomaz.

Data yang diperiksa penyidik meliputi foto-foto, catatan pemesanan, informasi penerbangan, serta dokumen penyewaan mobil yang tersimpan di ponsel dan email milik Tomaz.

Temuan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian terkait dugaan pencucian uang. Namun, informasi yang dilaporkan belum menyebutkan adanya kesimpulan hukum yang menetapkan Bolsonaro maupun Tomaz bersalah.

Bolsonaro dan Tomaz Bantah Tuduhan

Flavio Bolsonaro membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya. Ia menyebut pemberitaan mengenai penyelidikan tersebut sebagai berita palsu.

Willer Tomaz juga membantah telah melakukan pelanggaran hukum. Ia menyatakan terkejut atas terungkapnya informasi mengenai penyelidikan itu pada Minggu (18/10).

Pengungkapan tersebut terjadi hanya beberapa jam sebelum debat pemilu berlangsung. Meski demikian, penyelidikan kepolisian masih berkaitan dengan dugaan tindak pidana yang perlu dibuktikan melalui proses hukum.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online