Rumah Dinas TNI AD Jadi Markas Judol: 11 Diamankan, Prajurit Terlibat Belum Ditangkap?
TNI AD membongkar dugaan praktik judi online di KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil diamankan dan 32 komputer disita.
Sebanyak 50 warga binaan kategori risiko tinggi dari Lapas Kelas I Surabaya dipindahkan menuju sejumlah lapas di kawasan Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menggunakan kapal pada Minggu (7/6/2026)./Antara-Lapas Kelas I Surabaya
Harianjogja.com, MADIUN—Sebanyak 45 warga binaan berisiko tinggi dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Jawa Timur dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Madiun, Fajar Nur Cahyono, mengatakan tiga dari 45 warga binaan yang dipindahkan berasal dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun. Ketiganya merupakan warga binaan kasus narkoba yang masuk kategori berisiko tinggi atau high risk.
"Pemindahan tiga warga binaan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memperkuat keamanan dan ketertiban," ujar Fajar di Madiun, Jumat (9/10/2026).
Pemindahan untuk Memperkuat Keamanan Lapas
Sebelum proses pemindahan dilaksanakan, Lapas Kelas I Surabaya menjadi titik kumpul bagi warga binaan yang akan dipindahkan ke Nusakambangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah penguatan keamanan dan ketertiban, terutama dalam menangani warga binaan dengan tingkat risiko tinggi.
Pemindahan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian keamanan. Upaya ini sekaligus ditujukan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan.
Penempatan warga binaan di Nusakambangan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat risiko masing-masing serta kebutuhan pengamanan. Pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Fajar menegaskan Lapas Kelas I Madiun mendukung kebijakan pemindahan tersebut sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
"Kami mendukung penuh kebijakan ini sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan secara optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Fajar.
Lapas Madiun Perketat Pengawasan
Seiring dengan kebijakan tersebut, jajaran Lapas Kelas I Madiun akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap warga binaan. Koordinasi antarpetugas juga diperkuat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap terkendali.
Fajar menegaskan langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen jajarannya dalam mendukung kebijakan penguatan keamanan pemasyarakatan.
Melalui peningkatan kewaspadaan, pengawasan, dan koordinasi, Lapas Kelas I Madiun berupaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AD membongkar dugaan praktik judi online di KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil diamankan dan 32 komputer disita.
Kemenkeu mencatat realisasi bansos Rp115,8 triliun per September 2026, mencakup PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN.
PSIM Jogja menjamu Persija Jakarta di SSA, Sabtu (10/10/2026), dengan misi meraih kemenangan pertama di Super League 2026/2027.
Pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan online melalui pengelolaan waktu, diversifikasi produk, dan pemanfaatan fitur live streaming untuk menarik konsumen
Raul Fernandez mencetak rekor lap MotoGP di Sirkuit Mandalika dengan waktu 1 menit 28,725 detik dalam sesi latihan Jumat.
Disdik Sleman mendampingi murid kelas V yang belum kembali sekolah setelah kasus penyerangan guru oleh wali murid. KPAD turut dilibatkan.