Bangkit dari Tertinggal, Gauff Singkirkan Andreeva di US Open
Coco Gauff melaju ke semifinal US Open 2026 setelah mengalahkan Mirra Andreeva 2-6, 7-6 (7), 6-2 dalam laga 2 jam 19 menit.
Foto ilustrasi zakat. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kerja sama untuk memperkuat ekosistem zakat sekaligus memperluas dukungan terhadap pendidikan tinggi.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan Baznas terhadap masyarakat yang belum terjangkau program pendidikan pemerintah.
Menurut Sodik, pemerintah telah memberikan perhatian besar terhadap akses pendidikan melalui berbagai program, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Namun, masih terdapat masyarakat yang belum memperoleh manfaat dari program tersebut.
"Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pendidikan. Ada (Beasiswa) PIP (Program Indonesia Pintar), ada KIP (Kartu Indonesia Pintar) dengan anggaran yang besar. Tapi di lapangan kita mendapatkan bahwa mereka banyak yang belum mendapatkan PIP KIP, di situlah Baznas masuk," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Kerja Sama Tak Hanya Soal Beasiswa
Kerja sama Baznas dan Kemdiktisaintek mencakup sejumlah bidang. Di antaranya penguatan pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL), literasi zakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran data dan informasi, serta sinkronisasi program kedua pihak.
Sodik menegaskan kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada pemberian beasiswa. Program pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian dari kerja sama yang akan dikembangkan.
Mahasiswa nantinya dapat dilibatkan dalam berbagai program Baznas melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Keterlibatan tersebut termasuk dalam pembinaan pelaku usaha kecil yang memperoleh pembiayaan dari Baznas.
"Bukan hanya soal beasiswa saja kerja sama yang akan dikembangkan, juga sampai kepada pelaksanaan program-program Baznas yang lain. Misalnya ada Rumah Terang, misalnya ada Pembinaan Ekonomi Rakyat," ujar Sodik Mudjahid.
Dengan cakupan tersebut, kerja sama diharapkan dapat mempertemukan peran pendidikan tinggi dengan program pemberdayaan yang dijalankan Baznas.
Mendiktisaintek Apresiasi Dukungan Baznas
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengapresiasi komitmen Baznas dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui sektor pendidikan.
Menurut Brian, pendidikan merupakan investasi terbaik bagi sebuah bangsa. Karena itu, dukungan dari lembaga filantropi dinilai penting untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan.
"Apresiasi tentu setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Baznas atas komitmen yang sangat luar biasa yang terus diberikan untuk mendukung pembangunan SDM Indonesia melalui pendidikan," ucapnya.
Brian menilai beasiswa tidak hanya membantu penerima dalam mengakses pendidikan, tetapi juga dapat meningkatkan keberdayaan keluarga penerima. Ia berharap Program Beasiswa Baznas terus dikembangkan dan semakin banyak lembaga filantropi yang ikut berkontribusi dalam sektor pendidikan.
Salah satu program yang mendapat apresiasi adalah pemberian beasiswa kepada mahasiswa Palestina di Indonesia melalui Beasiswa Cendekia Palestina Baznas.
Menurut Brian, keberadaan mahasiswa internasional tersebut juga dapat memberikan penguatan bagi pendidikan tinggi Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperluas interaksi internasional di lingkungan perguruan tinggi.
Dorong UPZ di Perguruan Tinggi Negeri
Kemdiktisaintek juga akan mendorong perguruan tinggi negeri memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Selain itu, pelatihan akan diperkuat bagi kampus yang belum memiliki UPZ.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan perguruan tinggi dalam ekosistem zakat sekaligus membuka ruang kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan insan filantropi.
"Dengan demikian, kita juga bisa mengajak lebih banyak lagi insan-insan filantropi yang memiliki kelebihan ekonomi untuk bersama-sama memperkuat dan memakmurkan Baznas ini," ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Coco Gauff melaju ke semifinal US Open 2026 setelah mengalahkan Mirra Andreeva 2-6, 7-6 (7), 6-2 dalam laga 2 jam 19 menit.
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Prabowo menginstruksikan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Sebanyak 11 kapal dikerahkan.
The All-New Mazda 6e Fastback, kendaraan listrik terbaru Mazda yang meraih penghargaan 2026 World Car Design of the Year, diperkenalkan kepada masyarakat
Daftar 10 SMP berprestasi di Jogja berdasarkan data SIMT Puspresnas, dengan capaian prestasi siswa tingkat kabupaten hingga internasional.