Hashim Ingatkan Rusun Manggarai Jangan Diborong Spekulan
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB. /Istimewa.
Harianjogja.com, WONOGIRI—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Wonogiri. Kawasan hutan seluas sekitar 4 hektare di Gunung Taliwangsul atau Blok Gunung Gandul, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, terbakar dua kali dalam sehari, Jumat (21/8/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.00 WIB.
Asap tebal terlihat membumbung dari kawasan perbukitan Gerdu RT 003/RW 005, Giripurwo. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
“Setelah menerima laporan tersebut, BPBD bersama tim gabungan yang terdiri dari Damkar, TNI, Polri, Perhutani, SAR, PMI, relawan, dan langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat guna memadamkan api,” kata Fuad, Sabtu (22/8/2026).
Proses pemadaman menghadapi kendala karena kondisi Gunung Gandul yang terjal dan curam. Mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau seluruh titik api sehingga petugas melakukan pemadaman secara manual.
Petugas menggunakan gepyok berbahan kayu dan bambu serta pemadam punggung atau sprayer tank untuk mengendalikan kobaran api.
Setelah berjibaku selama lebih dari empat jam di tengah cuaca panas, tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran pertama pada pukul 17.25 WIB.
Namun, proses pendinginan belum dapat dilakukan secara maksimal karena keterbatasan pasokan air dan medan yang sulit. Sekitar satu setengah jam kemudian, pada pukul 18.30 WIB, petugas kembali menerima laporan munculnya api di lokasi yang sama.
Personel gabungan kembali bergerak menuju lokasi sekitar pukul 18.45 WIB. Saat tiba, petugas mendapati api kembali membesar setelah tertiup angin malam.
Kobaran api membakar seresah dan daun-daun kering yang masih tersisa di kawasan hutan. Vegetasi dan tumpukan daun kering di lahan sekitar 4 hektare ikut terdampak.
“Tim gabungan melancarkan aksi pemadaman gelombang kedua. Api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan total pada pukul 20.00 WIB sebelum meluas lebih jauh. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman dari potensi bara tersembunyi, personel ditarik kembali ke markas masing-masing dengan status tetap bersiaga,” jelas Fuad.
Hingga kini, penyebab kebakaran Gunung Gandul tersebut belum diketahui. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber awal api.
Sementara itu, Kapolsek Wonogiri Kota, Iptu Pradana Dwi Atmaja, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran tersebut.
Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan yang dipenuhi daun dan ranting kering.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau meninggalkan sumber api sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan yang banyak terdapat daun dan ranting kering. Kalau melihat asap atau titik api di sekitar hutan, segera informasikan kepada petugas agar bisa cepat ditangani dan tidak sampai meluas,” kata Pradana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.