Prabowo Gelar Ratas Bahan Pendidikan Gratis dari SD hingga Perguruan Tinggi
Ratas Prabowo membahas rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Pemerintah masih menyiapkan mekanisme pelaksanaannya.
Petugas gabungan memadamkan kobaran api di Bukit Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo\r\n
Harianjogja.com, MALANG—Upaya pemadaman kebakaran di Gunung Bromo, Jawa Timur, terus dilakukan melalui jalur udara dan darat. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan tiga helikopter water bombing atau pengebom air dioptimalkan untuk menjangkau area lereng yang tidak dapat diakses tim gabungan dari jalur darat.
"Ada tiga helikopter yang sudah beroperasi dari dua hari lalu, mohon doanya supaya cuaca tetap baik sehingga api bisa dipadamkan, terutama di lereng yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan darat," kata Menhut Raja Juli di Gunung Bromo, Minggu.
Menurut Raja Juli, pelaksanaan water bombing pada Minggu (9/8/2026) ditargetkan dapat dilakukan sebanyak 30 kali. Hingga saat ini, operasi pengeboman air tersebut telah mencapai 17 kali pelaksanaan.
Cuaca Jadi Kendala Pemadaman dari Udara
Raja Juli menjelaskan efektivitas pemadaman melalui udara sangat bergantung pada kondisi cuaca. Salah satu faktor yang menjadi kendala adalah hembusan angin yang dapat memengaruhi proses penanganan kebakaran di kawasan Gunung Bromo.
Karena itu, ia meminta dukungan masyarakat agar operasi pemadaman dapat berlangsung secara maksimal.
"Mohon doa supaya cuaca tetap baik sehingga bisa genap 30 kali dan titik api bisa dipadamkan," ujarnya.
Selain menggunakan helikopter, penanganan kebakaran juga tetap dilakukan tim gabungan melalui jalur darat. Upaya tersebut berjalan bersamaan dengan pemadaman dari udara untuk menangani kobaran api di kawasan Gunung Bromo.
Sekat Bakar Dibuat Sepanjang 6 Kilometer
Petugas di lapangan juga membuat sekat bakar sepanjang enam kilometer. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar titik api tidak semakin meluas.
Raja Juli menjelaskan kebakaran yang sebelumnya meluas di kawasan Bromo dipengaruhi kondisi lereng serta hembusan angin yang sangat tinggi. Kondisi tersebut membuat api dapat melompat dan menyebar.
"Kejadian kemarin (meluasnya kebakaran di Bromo) karena faktor kelerengan dan hembusan angin yang sangat tinggi akhirnya membuat api loncat," tutur dia.
Selain strategi pemadaman langsung, percepatan penanganan kebakaran juga dilakukan melalui pembentukan incident commander.
Menurut Raja Juli, keberadaan incident commander membuat penanganan kebakaran di lapangan lebih terstruktur. Berbagai kebutuhan dan tantangan dalam proses pemadaman dapat dikoordinasikan sehingga langkah penanganan bisa berjalan lebih baik.
"Tadi kami sudah rapat membuat incident commanders, semua kebutuhan dan tantangan bisa dikoordinasikan sehingga pemadaman ini akan lebih baik," tuturnya.
Dengan strategi tersebut, pemadaman kebakaran Gunung Bromo dilakukan melalui kombinasi water bombing dari udara, penanganan tim gabungan dari darat, serta pembangunan sekat bakar untuk mengantisipasi penyebaran api.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ratas Prabowo membahas rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Pemerintah masih menyiapkan mekanisme pelaksanaannya.
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional
KRI Sriwijaya-100 resmi masuk TNI AL. Kapal induk ini siap menjalankan tugas negara, terutama misi kemanusiaan dan OMSP.
Hukuman Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook diringankan menjadi 9 tahun. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ujian John Herdman bersama Timnas Indonesia setelah hasil Piala AFF sebelumnya belum memuaskan.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menggelar Mitra Gathering dan Pameran Budaya 2026 sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-64 Duta Wacana.