KKB Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, Lima Orang Tewas
KKB menyerang pekerja proyek jalan PT SHJ di Tolikara, Papua Pegunungan. Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan proses evakuasi berlangsung.
Ilustrasi penertiban truk ODOL. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat kolaborasi dalam penanganan kendaraan over dimension over loading (ODOL) sebagai bagian dari persiapan penerapan kebijakan Zero ODOL yang ditargetkan mulai berlaku pada awal 2027. Sinergi tersebut tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan integrasi data untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas.
Kolaborasi itu dibahas saat Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Wibowo menerima audiensi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono bersama jajaran direksi pada Senin.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo mengatakan kebijakan Zero ODOL ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan.
Menurut dia, penanganan kendaraan ODOL tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum di lapangan. Penyelesaian persoalan juga harus dimulai dari sektor hulu dengan melibatkan pelaku usaha dan transporter agar kebijakan berjalan efektif tanpa menimbulkan dampak yang tidak diharapkan.
"Korlantas kan selalu bekerja di hilir. Pekerjaan hulu sangat berdampak pada pekerjaan hilir. Kalau semuanya dilempar ke hilir, tanpa ada pertimbangan yang cukup matang malah nanti hasilnya akan kontraproduktif dengan yang diinginkan," ucapnya.
Sebagai bagian dari penguatan pengawasan kendaraan berat, PT Jasa Marga memperluas penggunaan teknologi Weigh In Motion (WIM).
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan jumlah fasilitas WIM ditingkatkan dari dua titik menjadi delapan titik. Sistem tersebut terintegrasi dengan kamera pengawas serta teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR) untuk mendeteksi berat maupun dimensi kendaraan secara real-time.
Data hasil pemantauan itu selanjutnya disinkronkan langsung dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) milik Korlantas Polri sehingga mendukung pengawasan kendaraan ODOL secara lebih efektif.
Integrasi Data Digital Perkuat Pengawasan
Selain memperluas pemanfaatan WIM, Jasa Marga juga mengembangkan integrasi data digital melalui aplikasi Travoy yang dilengkapi teknologi Radio Frequency Identification (RFID).
Data RFID tersebut akan dipadukan dengan data Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri serta data uji berkala milik Kementerian Perhubungan. Integrasi ini ditujukan untuk memperkuat pemantauan sekaligus pengawasan terhadap kelaikan kendaraan angkutan barang.
Rivan menambahkan, penguatan sistem juga dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang dapat dimanfaatkan bersama di sejumlah titik strategis.
"Penguatan sistem juga dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang siap dimanfaatkan bersama di titik-titik krusial. Integrasi command center ini diharapkan mempercepat respons penanganan insiden dan memperkuat koordinasi lintas sektor,” katanya.
Menurut Rivan, seluruh pengembangan infrastruktur dan inovasi digital tersebut diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan mobilitas masyarakat, terutama menjelang periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Ia menegaskan, kolaborasi dan pemanfaatan sistem data bersama menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol.
"Kolaborasi dan pemanfaatan sistem data bersama ini menjadi kunci. Jasa Marga dan Korlantas Polri memiliki tugas yang saling terkait dalam menjamin kelancaran dan keselamatan di jalan tol,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKB menyerang pekerja proyek jalan PT SHJ di Tolikara, Papua Pegunungan. Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan proses evakuasi berlangsung.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.