Kemenpar Perketat Keselamatan Wisatawan di Kawasan Gunung Api
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Personel gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Perbukitan Menoreh, Hargorejo, Kokap. (IST/Polres Kulonprogo)
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Seluruh kejadian berhasil ditangani oleh tim gabungan di daerah, meski menghanguskan lahan dengan luas berbeda di masing-masing lokasi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan berdasarkan laporan penanganan di lapangan, seluruh wilayah terdampak dipastikan tidak menimbulkan korban fatalitas. Penanganan dilakukan secara terpadu oleh BPBD bersama TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan relawan.
"Seiring dengan upaya penanganan yang dilakukan oleh tim gabungan di daerah, dilaporkan tidak ada korban jiwa yang timbul akibat rangkaian peristiwa kebakaran tersebut," kata Abdul di Jakarta, Selasa.
Abdul menjelaskan, rangkaian kejadian diawali dari peristiwa karhutla yang membakar lahan seluas empat hektare di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (27/6) malam.
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, dan relawan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada Minggu (28/6). Berdasarkan hasil penanganan, tidak terdapat korban terdampak maupun korban jiwa di lokasi kejadian.
Peristiwa serupa kemudian terjadi di Desa Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh, pada Minggu (28/6). BNPB mencatat kebakaran lahan seluas dua hektare tersebut dipicu aktivitas pembakaran sampah.
Dalam kejadian di Aceh itu, terdapat satu kepala keluarga (KK) yang mengalami kerugian material. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut.
Abdul menuturkan BPBD Kota Langsa mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air. Berkat upaya tersebut, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama.
Karhutla juga dilaporkan terjadi di Desa Tomo, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare.
"Penanganan api berhasil diselesaikan lewat koordinasi BPBD setempat bersama tim gabungan yang mengerahkan armada tangki air, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," kata Abdul.
BNPB memastikan proses penanganan di seluruh lokasi berlangsung hingga api berhasil dipadamkan. Sementara itu, penyebab kebakaran di Sumedang masih didalami oleh pihak berwenang, sedangkan pemerintah daerah bersama tim gabungan tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak kembali meluas di wilayah terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.