Sidang Perdana Yaqut dalam Kasus Kuota Haji Digelar 11 Agustus 2026
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.
Petugas mengerahkan mobil water canon untuk menghalau pendemo yang menolak eksekusi eks Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/6/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kericuhan yang terjadi saat pelaksanaan eksekusi lahan negara di Blok 15 eks Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026), berujung pada pengamanan puluhan orang oleh aparat. Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 69 orang diamankan karena diduga menghalangi jalannya eksekusi yang telah berkekuatan hukum tetap.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan di lapangan. Para terduga diamankan setelah situasi memanas akibat aksi penolakan yang berujung bentrokan.
“Sebanyak 69 orang telah diamankan karena diduga menghalangi proses eksekusi. Jumlah ini masih bisa berkembang,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta.
Kericuhan dipicu oleh aksi pelemparan batu dan benda keras lainnya oleh massa yang bertahan di area eksekusi. Akibat insiden tersebut, total 29 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk aparat keamanan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 anggota kepolisian mengalami luka ringan akibat lemparan. Selain itu, satu personel TNI mengalami luka di bagian pelipis. Sementara dua warga sipil juga dilaporkan turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Budi.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pelaksanaan eksekusi dilakukan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) atau dikenal dengan asas res judicata. Dengan demikian, proses tersebut sah secara hukum dan wajib dilaksanakan.
Menurut Budi, aparat telah menjalankan seluruh tahapan secara profesional, mulai dari penyampaian penetapan oleh panitera hingga pendekatan persuasif kepada massa yang berada di lokasi.
Sebelum tindakan tegas diambil, petugas juga telah memberikan imbauan secara humanis serta membuka ruang dialog dengan pihak yang menolak eksekusi. Namun, situasi berubah ketika massa justru melakukan tindakan anarkis yang mengancam keselamatan petugas dan ketertiban umum.
“Upaya persuasif sudah dilakukan, termasuk negosiasi. Namun massa melakukan pelemparan dan tindakan yang mengganggu keamanan,” tegasnya.
Dalam pengamanan eksekusi ini, sebanyak 3.161 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk memastikan proses berjalan aman dan terkendali. Aparat juga tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Publik diminta tetap tenang dan menghormati proses hukum yang berlaku.
“Kami berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi liar. Seluruh proses ini dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Budi.
Hingga saat ini, situasi di lokasi berangsur kondusif meski aparat keamanan masih melakukan penjagaan ketat di sekitar kawasan eks Hotel Sultan guna mencegah terjadinya kericuhan susulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.
The Shawshank Redemption masih memimpin rating IMDb tertinggi sepanjang masa. Simak daftar 25 film terbaik versi jutaan pengguna IMDb.
Servis motor rutin membantu menjaga performa kendaraan. Simak komponen yang wajib dicek dan estimasi biaya servis bulanan.
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
Timnas Vietnam mendapat bonus Rp686 juta dari VFF usai menang 3-0 atas Indonesia dan semakin dekat ke semifinal Piala AFF 2026.
Aura Kasih mengaku sudah memiliki kekasih dan membantah rumor terkait Ridwan Kamil. Sang pasangan disebut dekat dengan Arabella.