Said Iqbal Dilantik Prabowo Hari Ini, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Presiden KSPI dan Partai Buruh Said Iqbal di area Patung Kuda, Jakarta, Kamis (24/10/2024). —Bisnis/Rika Anggraeni.
Harianjogja.com, JAKARTA—Tokoh buruh nasional, Said Iqbal, dijadwalkan resmi bergabung dalam lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh itu akan dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Senin (8/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari agenda kenegaraan Presiden Prabowo pada sore hari. Selain menunjuk Said Iqbal, Presiden juga dijadwalkan melantik pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, sebelum menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat.
Informasi mengenai agenda pelantikan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, seusai mendampingi konferensi pers pimpinan DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta.
"Agendanya hanya dua yang pelantikan, selain yang delapan duta besar penyerahan surat tugas," kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perhatian terhadap isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh. Kehadiran tokoh serikat pekerja di lingkungan Istana diharapkan dapat membantu pemerintah merumuskan berbagai kebijakan yang berpihak pada pekerja.
BACA JUGA
Ia menjelaskan bahwa Said Iqbal akan diminta membantu Presiden dalam menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan sekaligus memberikan masukan terkait peningkatan kesejahteraan buruh di Indonesia.
Pemerintah, lanjut Prasetyo, terus mencari formulasi kebijakan yang tepat agar isu tenaga kerja menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional.
Profil Said Iqbal
Nama Said Iqbal sudah lama dikenal dalam dunia pergerakan buruh Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Presiden Partai Buruh periode 2021–2026 sekaligus memimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
Said Iqbal tercatat terpilih secara aklamasi sebagai Presiden KSPI untuk periode 2017–2022. Kiprahnya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja menjadikannya salah satu figur buruh paling berpengaruh di Indonesia.
Pria kelahiran Jakarta, 5 Juli 1968, tersebut memiliki latar belakang pendidikan teknik dan ekonomi. Ia menempuh pendidikan Diploma Teknik Mesin di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan studi Sarjana Teknik Mesin di Universitas Jayabaya. Setelah itu, ia meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Indonesia.
Perjalanan Said Iqbal di dunia perburuhan dimulai sejak 1992 ketika menjadi pemimpin organisasi pekerja di sebuah perusahaan elektronik yang beroperasi di Bekasi.
Selama lebih dari tiga dekade, ia menduduki berbagai posisi strategis di tingkat nasional maupun internasional. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain PC SP LEM SPSI, Central Committee Serikat Buruh Metal Sedunia (IMF), PC FSPMI, Sekretaris DPP FSPMI, Wakil Presiden Serikat Pekerja ASEAN (ATUC), General Council Konfederasi Serikat Buruh Sedunia (ITUC), Presiden KSPI, Presiden DPP FSPMI, hingga pengurus pusat ILO yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Setelah pelantikan Said Iqbal dan Nanik S Deyang selesai dilaksanakan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melanjutkan agenda dengan menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat. Menurut Prasetyo, agenda tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu, namun pelaksanaannya dilakukan secara bersamaan untuk efisiensi dan penyesuaian jadwal Presiden.
"Untuk efisiensi, untuk keserentakan, maka acara tersebut dilaksanakan pada hari ini," kata Prasetyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share