Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. - Freepik
Harianjogja.com, TOKYO—Korea Utara kembali menembakkan rudal balistik ke arah Laut Jepang pada Sabtu (14/3/2026). Sedikitnya 10 rudal balistik diluncurkan dari wilayah dekat Pyongyang saat Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) sedang menggelar latihan militer gabungan tahunan, memicu perhatian serius di kawasan Asia Timur.
Informasi mengenai peluncuran rudal balistik Korea Utara tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan. Mereka menyebut proyektil diluncurkan dari kawasan Sunan di dekat Pyongyang sekitar pukul 13.20 waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Jepang juga mengonfirmasi telah mendeteksi peluncuran rudal tersebut. Berdasarkan laporan awal, salah satu sumber menyebutkan bahwa rudal yang ditembakkan Korea Utara diperkirakan jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang di Laut Jepang.
Menanggapi laporan tersebut, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi segera menginstruksikan pemerintahannya untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut sekaligus memastikan keselamatan pesawat dan kapal yang berada di wilayah perairan tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun dampak langsung di Jepang akibat peluncuran rudal balistik Korea Utara tersebut.
Peluncuran rudal balistik Korea Utara ke Laut Jepang bukan kali pertama terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, negara tersebut juga menembakkan rudal balistik ke arah perairan yang sama pada 27 Januari 2026.
Pada hari berikutnya setelah peluncuran tersebut, media resmi Korea Utara melaporkan bahwa negara itu telah melakukan uji coba sistem peluncur roket multi-laras berkaliber besar yang dilengkapi teknologi baru.
Sementara itu, Korea Selatan bersama Amerika Serikat saat ini tengah melaksanakan latihan militer gabungan Freedom Shield yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin hingga Kamis pekan depan. Latihan militer tersebut bertujuan memperkuat respons kolektif aliansi kedua negara sekaligus meningkatkan kesiapan pertahanan bersama di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.