Kisah Denver Si Selebdog, Foto Bareng Rp25.000 untuk Bantu Anjing Telantar
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Asap mengepul di Teheran, Iran. Ledakan terdengar lagi di Teheran, Iran, 1 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati
Harianjogja.com, JAKARTA—Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, secara terbuka menyatakan penolakan keras terhadap segala bentuk eskalasi militer yang saat ini tengah berkecamuk di kawasan Timur Tengah.
Sikap diplomatik yang diambil Madrid ini menjadi sinyal perlawanan terhadap tekanan Washington, di mana Spanyol tetap konsisten menyerukan gencatan senjata segera antara pihak Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran.
Melalui pernyataan resmi di platform media sosial X pada Rabu (4/3/2026), Sanchez menegaskan bahwa posisi negaranya adalah "tidak untuk berperang" demi menjaga stabilitas global.
Ia memastikan Spanyol tidak akan terseret dalam tindakan militer yang dianggap buruk bagi dunia, meskipun saat ini menghadapi ancaman pembalasan ekonomi dari pemerintahan Amerika Serikat.
“Kami memiliki keyakinan mutlak pada kekuatan ekonomi, kelembagaan, dan juga, saya katakan, kekuatan moral negara kami,” tegas Sanchez saat menjelaskan prinsip kedaulatan Spanyol di tengah konflik internasional.
Meski mengecam tindakan represif rezim Iran terhadap warga sipilnya, Sanchez mengingatkan bahwa satu tindakan ilegal tidak boleh dibalas dengan pelanggaran hukum internasional lainnya.
Hal ini merujuk pada operasi serangan udara sepihak yang dilancarkan AS dan Israel ke wilayah Iran, yang menurut Madrid hanya akan memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Ketegangan antara Madrid dan Washington mencapai titik didih setelah Spanyol secara resmi melarang militer AS menggunakan pangkalan di wilayahnya sebagai batu loncatan serangan ke Iran. Keputusan berani ini memicu kemarahan Presiden AS, Donald Trump, yang sempat melontarkan ultimatum untuk memutus seluruh hubungan dagang dengan sekutu Eropanya tersebut jika tidak kooperatif.
Menanggapi klaim sepihak Gedung Putih, Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, dengan tegas membantah adanya kesepakatan kerja sama militer terkait akses pangkalan.
Albares menekankan bahwa klaim yang disampaikan Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengenai "ketundukan" Spanyol setelah ancaman Trump adalah informasi yang tidak mendasar.
"Posisi Pemerintah Spanyol mengenai perang di Timur Tengah dan pemboman di Iran, mengenai penggunaan pangkalan, tidak berubah sedikit pun,” ujar Albares saat diwawancarai radio Cadena SER.
Di tengah ketegangan diplomatik ini, militer Spanyol dilaporkan terus bekerja intensif untuk mengoordinasikan mekanisme evakuasi bagi warga negara mereka yang terjebak di zona konflik.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan keselamatan warga sipil sambil terus mendorong jalur dialog diplomatik guna mengakhiri pertumpahan darah yang melibatkan kekuatan militer besar di Timur Tengah.
Koordinasi internal antara kementerian dan otoritas terkait di Madrid terus ditingkatkan guna mengantisipasi dampak dari kebijakan luar negeri yang berisiko memicu sanksi perdagangan dari AS.
Spanyol tetap pada pendiriannya bahwa integritas wilayah dan pangkalan militer kedaulatan mereka tidak dapat digunakan untuk kepentingan perang yang tidak sejalan dengan prinsip perdamaian internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.