UU Terorisme Masih Dominan Pidana, Deradikalisasi 7 Persen
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa rencana implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat lanjut usia (lansia) saat ini masih berada pada tahap pematangan konsep.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, pemerintah belum masuk pada fase pelaksanaan karena sejumlah aspek teknis masih terus dibahas secara mendalam.
“Ya, itu baru mematangkan konsep,” ujar Gus Ipul usai menghadiri pertemuan dengan Perhimpunan Jiwa Sehat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (26/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menanggapi perkembangan rencana MBG untuk lansia, menyusul pertemuannya dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama yang tengah dimatangkan adalah skema distribusi makanan bergizi melalui Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Nantinya, dapur SPPG akan menyiapkan makanan yang kemudian disalurkan kepada lansia melalui petugas Kementerian Sosial, kelompok masyarakat (pokmas), serta tenaga pendamping atau caregiver.
“Direncanakan seperti itu, tetapi kami masih mematangkan dulu supaya nanti dapurnya bisa lebih banyak dan menjangkau lebih luas,” jelasnya.
Gus Ipul juga mengungkapkan, pemerintah menargetkan cakupan penerima manfaat MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas dapat diperluas secara signifikan. Jika saat ini program serupa baru menjangkau sekitar 100 ribu lansia dan 36 ribu penyandang disabilitas, ke depan jumlah tersebut diharapkan meningkat drastis.
“Harapan kami bisa menjangkau antara 300 ribu sampai 500 ribu penerima manfaat. Tapi sekali lagi, semua ini masih dalam tahap perencanaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gus Ipul menegaskan bahwa penetapan penerima manfaat MBG akan dilakukan melalui mekanisme asesmen berbasis data milik Kementerian Sosial dan pemerintah daerah. Data tersebut kemudian disahkan oleh kepala daerah sebelum diserahkan kepada Badan Gizi Nasional sebagai dasar pelayanan di SPPG.
Adapun sasaran utama program ini adalah lansia berusia di atas 75 tahun yang tinggal seorang diri, serta penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan akses dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.