Lazio Tanpa Kompetisi Eropa, Era Lotito Pecah Rekor Buruk
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Ilustrasi makan sahur/berbuka puasa. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Razia Ramadan di Johor, Malaysia, berujung penangkapan enam pria muslim yang kedapatan makan dan minum di siang hari. Seorang WNI pemilik warung turut diamankan dalam operasi tersebut.
Operasi digelar Otoritas Jabatan Agama Islam Negeri Johor (JAINJ) di Tangkak dan Johor Bahru pada Selasa (24/2/2026). Para pelaku terjaring karena melanggar aturan puasa Ramadan di tempat umum.
Dalam razia tersebut, enam pria berusia 29 hingga 55 tahun diamankan. Salah satunya warga negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai pemilik warung makan.
WNI tersebut ditindak karena membiarkan pelanggan makan di tempatnya meski sebelumnya telah menerima teguran dari petugas. Ia kini harus menghadapi proses hukum syariah bersama lima pria lainnya.
Media Malaysia Sinar Harian melaporkan, di kawasan Johor Bahru petugas sempat melakukan pengejaran terhadap seorang pria berusia sekitar 40 tahun yang panik saat menikmati teh tarik di siang hari.
Setelah berhasil diamankan, pria tersebut berdalih mengidap penyakit batuk paru-paru. Namun, ia tidak dapat menunjukkan bukti medis resmi dari dokter untuk menguatkan alasannya.
Kasus lain terjadi saat petugas menemukan seorang pria paruh baya yang memesan kopi panas di sebuah kedai. Ketika ditanya alasan tidak berpuasa, ia mengaku lupa bangun sahur karena kesalahan pengaturan jam di ponselnya. Meski demikian, alasan tersebut tidak membatalkan penindakan.
Selain warga lokal, aparat juga menjaring seorang warga asing asal Bangladesh yang kedapatan menyantap nasi kandar di tengah waktu puasa. Penindakan turut dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk kedai non-Islam di wilayah Tangkak.
Para pelaku umumnya beralasan merasa lapar dan kelelahan setelah bekerja di bawah terik matahari. Namun, otoritas tetap memproses mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Seluruh pria tersebut kini menghadapi dakwaan berdasarkan Seksyen 15 Enakmen Kesalahan Jenayah Syariah Johor. Mereka terancam denda maksimal RM3.000, hukuman penjara hingga dua tahun, atau kombinasi keduanya sesuai putusan Mahkamah Syariah.
Pihak Jabatan Agama Islam Negeri Johor (JAINJ) menegaskan operasi serupa akan terus digelar selama Ramadan guna menjaga ketertiban dan menghormati syariat.
Otoritas mengimbau umat Islam untuk menahan diri dari aktivitas makan, minum, maupun merokok di ruang publik selama waktu berpuasa, agar tidak melanggar aturan yang berlaku di Johor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.