Cemaran Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Impor S-26 Promil
BPOM menarik susu formula S-26 Promil Gold pHPro 1 impor karena peringatan global terkait keamanan pangan bayi dan potensi cemaran toksin.
Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis berupa sayur, ayam goreng lengkap dengan buah dan susu, dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyiapkan skema pengukuran pertumbuhan anak penerima Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari kondisi fisik hingga perkembangan volume otak, sebagai dasar evaluasi jangka panjang program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Langkah ini diarahkan untuk menghasilkan data akurat dan tepercaya tentang dampak nyata MBG terhadap kualitas generasi Indonesia, sejak usia dini hingga tahun-tahun berikutnya. Pengukuran dilakukan berlapis, membandingkan kondisi anak sebelum dan seusai menerima intervensi gizi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan data tersebut menjadi fondasi kebijakan lanjutan pemerintah. Anak-anak akan dipantau sejak rentang usia 1–4 tahun dan berlanjut ke fase berikutnya.
“Pada akhirnya data itu kami harapkan, data-data yang benar terbaik, sehingga nanti setelah 1 tahun makan bergizi kita ukur, kita ukur. Kalau sebelum makan bergizi bagaimana fisiknya, pertumbuhannya, termasuk tentu pertumbuhan otak. Nanti setelah setahun-setahun bagaimana, 2 tahun bagaimana, 3 tahun, 4 tahun, dan seterusnya,” kata Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan, pengukuran volume otak dan pertumbuhan fisik akan menjadi bagian dari output utama program MBG. Untuk menjaga objektivitas, proses pengukuran akan melibatkan lembaga independen.
“Tentu saja itu akan jadi bagian dari output yang harus diukur. Nanti yang ngukurnya harus lembaga independen,” kata Dadan seusai rapat.
Dadan mencontohkan praktik di Jepang yang membuktikan korelasi langsung antara kualitas gizi dan perubahan postur generasi bangsa dalam jangka panjang.
“Di dalam program makan bergizi di Jepang, itu ada pengukuran perbedaan tinggi rata-rata badan orang Jepang dari tahun 40-an [1940-an] ke tahun 2000-an. Itu terjadi peningkatan yang signifikan akibat peningkatan kualitas gizi. Jadi bukan hanya potensi genetik, tapi juga kualitas gizi. Nah, Indonesia akan seperti itu,” pungkas Dadan.
Skema ini diharapkan memberi gambaran utuh tentang dampak MBG, tidak sekadar pada pemenuhan asupan harian, tetapi juga pada arah pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam beberapa dekade ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BPOM menarik susu formula S-26 Promil Gold pHPro 1 impor karena peringatan global terkait keamanan pangan bayi dan potensi cemaran toksin.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.