Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Dok. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Peringatan Isra Miraj kerap berhenti sebagai seremoni tahunan, padahal momentum ini semestinya menjadi fondasi etika kebangsaan dan penguatan spiritual pribadi. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa Isra Miraj harus diaktualisasikan dalam kehidupan warga dan pemimpin bangsa agar melahirkan iman, takwa, serta kesalehan yang membentengi dari korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Pesan itu disampaikan Haedar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/1/2026) sebagai refleksi Isra Miraj 1447 Hijriah/2026 Masehi.
"Isra Miraj merupakan peristiwa yang menguji ketakwaan, keimanan, dan tauhid seorang Muslim. Sebab, peristiwa ini menjadi mukjizat di luar nalar manusia pada umumnya," katanya.
Dari peristiwa Isra Miraj, kata Haedar, dapat dijadikan kesempatan untuk membangun relasi ketuhanan oleh warga dan pemimpin bangsa. Sekaligus menguatkan tauhid, iman, dan takwa, sehingga membangkitkan jiwa saleh.
Kesalehan diri diharapkan Haedar menjadi rambu-rambu penghalang bagi manusia ketika muncul hasrat berbuat buruk, seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, berbuat jahat, perilaku buruk, berkata kasar, dan perbuatan tak pantas lainnya.
“Itu harus menjadi kerangka yang tidak boleh kita lakukan, karena kita memiliki iman, takwa, dan tauhid kepada Allah. Bahkan, dari relasi dengan Allah itu harus melahirkan relasi murakabah,” katanya.
Ia mengatakan relasi murakabah merupakan kesadaran spiritual mendalam bahwa seorang hamba merasa terus diawasi.
"Jika relasi ini hidup dalam jiwa warga bangsa dan pemimpin, diharapkan hasrat untuk berperilaku buruk tidak jadi dilakukan," ujarnya.
Haedar berharap momen Isra Miraj menjadi titik tolak untuk menggali keteladanan Nabi Muhammad. Terlebih saat ini warga bangsa, termasuk umat beragama dan pemimpin atau elit bangsa miskin keteladanan.
“Mari jadikan peringatan Isra Miraj untuk belajar terus menerus menampilkan keteladanan yang otentik,” katanya.
Haedar meminta pemimpin bangsa menjadikan Isra Miraj sebagai cermin untuk berkata dan bertindak yang seksama. Sehingga, warga bangsa menaruh hormat dan percaya, serta membangun rasa memiliki teladan dari pemimpin mereka.
Sementara bagi kalangan elit, Haedar mengajak supaya selaras antara ajaran dengan tindakan, dimana ajaran-ajaran luhur agama tidak boleh retak dengan tindakan, sebab akan merusak kepercayaan.
Haedar menambahkan bahwa kegersangan teladan di tubuh bangsa ini harus diteduhkan, dan tugas para elit setiap level adalah menjadi oase keteladanan untuk menghilangkan dahaga.
“Jika peran suasana itu dijalankan, kehadiran para tokoh di berbagai level akan menjadi semacam oase bagi masyarakat luas yang haus akan keteladanan,” kata Haedar.
Dengan menjadikan Isra Miraj sebagai rujukan nilai, penguatan iman takwa tidak berhenti di ruang ibadah, tetapi hadir dalam etika publik, keputusan pemimpin, dan perilaku warga, sehingga makna Isra Miraj benar-benar hidup dalam kehidupan kebangsaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.