KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Foto ilustrasi sumur tambang minyak ilegal. - Freepik
Harianjogja.com, RIAU—Ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Desa Tani Makmur, Indragiri Hulu, Riau, menyebabkan sedikitnya lima rumah warga mengalami kerusakan dan memaksa penghentian sementara aliran gas.
Ledakan terjadi pada Jumat (9/1/2026) dini hari dari pipa gas yang tertanam di dalam tanah, diduga akibat kebocoran saat kondisi hujan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ledakan tersebut terdengar kuat hingga material tanah terpental dan meninggalkan lubang besar di sekitar jalur pipa, dengan satu rumah mengalami kerusakan paling parah karena berada dekat lokasi.
Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menyampaikan bahwa hingga saat ini tim teknis masih fokus pada perbaikan pipa serta penguatan pengamanan di sekitar area terdampak. Untuk mendukung proses tersebut, penyaluran gas melalui jalur tersebut dihentikan sementara.
“Proses pemulihan, perbaikan, dan penguatan pengamanan masih berlanjut. Untuk sementara, pasokan gas dihentikan,” ujar Emil, Minggu (11/1/2026) malam.
Dia menambahkan, proses pemulihan diperkirakan memerlukan waktu sekitar 3–5 hari sejak dimulainya penanganan pascaledakan. Seluruh tahapan perbaikan dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan sebelum pipa kembali dioperasikan.
“Perkiraan proses pemulihan dan perbaikan sekitar tiga sampai lima hari sejak kemarin,” jelasnya.
Sebelumnya, Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar menyatakan ledakan pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Ledakan berasal dari pipa gas yang tertanam di dalam tanah.
“Ledakan pipa gas di dalam tanah terjadi sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar Fahrian dalam keterangan tertulisnya.
Dirinya menjelaskan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan kebakaran seperti kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Saat ledakan terjadi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan sedang hujan. Ledakan diduga kuat disebabkan oleh kebocoran pada pipa gas.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, dampak ledakan menyebabkan sedikitnya lima unit rumah warga mengalami kerusakan. Kerusakan paling parah dialami satu rumah yang lokasinya berada sangat dekat dengan jalur pipa gas.
Pascaledakan, PT TGI langsung menutup aliran gas di lokasi kejadian. Petugas dari Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat juga turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta pengamanan.
Berdasarkan laporan petugas, ledakan terdengar sangat kuat hingga material tanah terpental dan menimpa rumah warga. Di lokasi kejadian, tanah terlihat berlubang cukup besar dan dalam.
Saat ini, PT TGI juga telah berkoordinasi dengan warga terdampak untuk membahas proses penyelesaian dan ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Insiden ledakan pipa gas ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan infrastruktur energi demi melindungi keselamatan masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.