Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Foto ilustrasi drone. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mengoperasikan ETLE Drone Patroli Presisi untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.
Penggunaan ETLE drone ini menjadi bagian dari transformasi sistem penegakan hukum yang modern, transparan, dan minim interaksi langsung antara petugas dan masyarakat.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut teknologi drone memungkinkan pemantauan arus lalu lintas dan pelanggaran secara real time, akurat, serta terdokumentasi dengan baik, terutama di titik rawan yang sulit dijangkau petugas.
Pada uji coba perdana di Jalan Raya Cibubur, kamera ETLE drone berhasil merekam belasan pelanggaran lalu lintas, yang didominasi pengendara roda dua yang tidak mematuhi aturan keselamatan.
"ETLE Drone Patroli Presisi ini kami gunakan untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran yang selama ini sulit terpantau sekaligus sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat berlalu lintas," katanya dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu.
Agus menjelaskan teknologi drone memiliki sejumlah keunggulan, yaitu pengawasan dari udara secara real time, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Dengan begitu, setiap pelanggaran dapat ditindak berdasarkan data yang valid serta menghindari potensi penyimpangan dalam proses penegakan hukum.
Operasi ETLE Drone Patroli Presisi tersebut dimulai pada Jumat (9/1) dengan melibatkan tim khusus Ditgakkum Korlantas Polri. Kegiatan perdana dilaksanakan di kawasan Jalan Raya Cibubur dengan fokus pemantauan arus kendaraan dan pelanggaran lalu lintas di titik-titik rawan.
Berdasarkan data awal pelaksanaan, kata Agus, dalam waktu singkat tercatat 18 pelanggaran lalu lintas berhasil terekam oleh kamera ETLE drone.
Pelanggaran tersebut didominasi pengendara roda dua yang tidak mematuhi aturan keselamatan dasar yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Ia juga menekankan pengoperasian ETLE Drone Patroli Presisi itu tidak semata-mata untuk penindakan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan peringatan dini bagi masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan lalu lintas.
"Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Korlantas Polri akan terus berinovasi dan konsisten dalam mendukung terwujudnya keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas di seluruh Indonesia," katanya.
Korlantas Polri menegaskan pemanfaatan ETLE drone tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai sarana edukasi demi meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas di Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.