OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA—Skandal penipuan “Pangeran Palsu” asal Arab Saudi terbongkar di Lebanon setelah hampir satu dekade memanipulasi elite politik dan bisnis.
Laporan Tehran Times mengungkapkan dua tersangka utama dalam kasus ini: Mustafa al-Hessian, seorang pekerja logam asal Akkar, dan Khaldoun Araymit, seorang pengatur politik. Keduanya diduga menjalankan operasi terkoordinasi untuk memeras para politisi.
Modus penipuan ini melibatkan pembagian peran yang sangat spesifik. Al-Hessian berperan sebagai "Abu Omar", sosok yang diklaim sebagai utusan rahasia kerajaan Saudi. Ia hanya berkomunikasi melalui telepon menggunakan aksen Arab Teluk yang meyakinkan untuk menjaga identitasnya.
Sementara itu, Khaldoun Araymit bertugas sebagai "pintu masuk". Ia memperkenalkan Abu Omar kepada para politisi dan pengusaha Lebanon sebagai "saluran tidak resmi" menuju Riyadh. Para korban dijanjikan dukungan finansial dan politik, mulai dari kursi parlemen, posisi menteri, hingga jabatan perdana menteri.
Para korban diperingatkan untuk merahasiakan komunikasi ini dari jalur diplomatik resmi, dengan dalih bahwa ini adalah jalur "kerajaan" yang sangat sensitif.
Penipuan ini berhasil menjerat nama-nama besar dari berbagai spektrum politik di Lebanon. Berdasarkan laporan media setempat, daftar korban meliputi:
Kerugian finansial dilaporkan mencapai angka yang fantastis. Beberapa korban memberikan tunjangan bulanan sebesar US$ 4.000 (sekitar Rp64 juta), sementara yang lain kehilangan hingga ratusan ribu dolar AS melalui pembayaran tunggal.
Skema ini mulai runtuh ketika para korban curiga karena Abu Omar selalu menghindari pertemuan tatap muka. Namun, penemuan kunci terjadi secara kebetulan yang dramatis.
Seorang korban mencoba menelepon Abu Omar saat berada dalam satu ruangan dengan al-Hessian. Secara mengejutkan, telepon seluler al-Hessian berdering, mengungkap identitas aslinya sebagai sosok di balik suara "pangeran" tersebut.
Insiden ini memicu investigasi intelijen militer Lebanon yang berujung pada penangkapan al-Hessian. Arab Saudi, yang merasa namanya disalahgunakan, dikabarkan telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Lebanon untuk mengusut tuntas kasus ini.
Kasus ini memiliki dimensi yang lebih gelap daripada sekadar penipuan uang. Muncul tuduhan serius bahwa Abu Omar mencoba memengaruhi konsultasi parlemen dalam penunjukan perdana menteri pada Januari 2025.
Beberapa anggota parlemen dilaporkan menerima telepon berisi "perintah kerajaan" mengenai arah suara mereka. Jika terbukti, hal ini berarti proses konstitusional negara telah dimanipulasi oleh sebuah skema penipuan kriminal.
Investigasi terhadap kasus yang menggambarkan kerapuhan sistem politik Lebanon ini masih terus berlangsung, sementara publik menanti sejauh mana keterlibatan aktor-aktor lain dalam jaringan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.