Bareskrim Bongkar Manipulasi BEC, Perusahaan AS Rugi Rp5 Miliar
Bareskrim mengungkap kasus Business E-mail Compromise yang merugikan perusahaan AS hingga 350.325 dolar AS. Dua tersangka ditetapkan.
PT Pertamina Patra Niaga (Persero) mengerahkan Pertamina Mobile SPBU hingga canting atau set tabung mini untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terdampak bencana di Sumatera. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga)
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Pertamina Patra Niaga (Persero) mengoptimalkan berbagai moda suplai darurat, mulai dari Pertamina Mobile SPBU hingga canting atau set tabung mini, untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan prioritas utama perusahaan ialah memastikan masyarakat tetap bisa bergerak dan mendukung proses pemulihan pascabencana.
“Berbagai moda suplai kami aktifkan, dari Pertamina Mobile SPBU hingga canting untuk pengisian dari drum. Kami memahami masyarakat sedang berupaya bangkit, dan energi adalah kebutuhan penting untuk itu,” ujarnya, Senin.
Salah satu contohnya di SPBU 14.244.430 Kelurahan Pangkalan, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, di mana Pertamina menyalurkan Pertalite menggunakan mobil tanki modular berkapasitas 16 kiloliter yang dilengkapi nosel untuk pengisian langsung ke konsumen. Selain itu, terdapat 10 set tabung mini yang digunakan untuk mempercepat layanan pembelian BBM di lokasi.
Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan Pertamina Mobile SPBU di SPBU 11.201.106 Polonia, Kota Medan, sebagai langkah untuk memenuhi lonjakan kebutuhan energi pascabencana di beberapa wilayah. Menurut Roberth, kebutuhan BBM di daerah terdampak meningkat hingga 50% dari konsumsi normal.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan seluruh tim di lapangan bekerja maksimal memastikan distribusi energi tetap aman dan menjangkau masyarakat.
“Setiap liter BBM yang kami salurkan bukan hanya soal operasional, tetapi bagian dari upaya membantu saudara-saudara kita kembali pulih. Kami berkomitmen memastikan layanan tetap aman, cepat, dan terjangkau,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas pasokan energi selama masa pemulihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim mengungkap kasus Business E-mail Compromise yang merugikan perusahaan AS hingga 350.325 dolar AS. Dua tersangka ditetapkan.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.