Korban Badai di Sri Lanka Capai 153 Orang, Ribuan Terpaksa Mengungsi

Jumali
Jumali Minggu, 30 November 2025 12:07 WIB
Korban Badai di Sri Lanka Capai 153 Orang, Ribuan Terpaksa Mengungsi

Foto ilustrasi badai. - Dibuat menggunakan AI/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Badai siklon yang melanda Sri Lanka menyebabkan 153 korban tewas, ratusan hilang, dan lebih dari setengah juta penduduk terdampak, memaksa ribuan warga mengungsi.

Pemerintah setempat mengerahkan personel militer untuk mengevakuasi warga yang terisolasi akibat putusnya akses jalan.

Mallika Kumari, salah satu pengungsi dari Malwana yang terletak 20 km dari ibu kota Kolombo, menceritakan pengalamannya kepada Reuters.

"Saya pertama kali mendengar peringatan banjir di televisi tapi kami tidak pernah menyangka sungai akan meluap secepat ini. Kami langsung keluar tanpa membawa apa pun," ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Rumah keluarga Kumari terendam banjir hingga atap pada Jumat (28/11/2025). Mereka terpaksa mengungsi menggunakan truk sewaan dan memilih mendirikan tenda di pinggir jalan daripada menempati pusat penampungan. Sebanyak 554 warga lainnya di sepanjang Sungai Kelani juga mengalami nasib serupa di wilayah yang menghadapi banjir terburuk dalam satu dekade ini.

Sementara itu, beberapa warga memilih bertahan di lantai atas rumah mereka yang terendam air untuk melindungi harta benda. Banjir di Malwana dan daerah dataran rendah lainnya di sekitar Kolombo telah menyebabkan sebagian besar rumah terendam air.

Otoritas meteorologi setempat memperkirakan hujan akan terus berlanjut selama akhir pekan, meningkatkan kekhawatiran akan banjir lebih lanjut di wilayah-wilayah yang sudah tergenang air.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online