Mogok Kerja Black Friday, 3.000 Pekerja Amazon Tuntut Upah Layak

Newswire
Newswire Sabtu, 29 November 2025 15:07 WIB
Mogok Kerja Black Friday, 3.000 Pekerja Amazon Tuntut Upah Layak

Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JERMAN—Sekitar 3.000 karyawan gudang Amazon di seluruh Jerman menggelar aksi mogok kerja terkoordinasi pada hari Black Friday. Mogok ini bertujuan meningkatkan tekanan agar perusahaan menyetujui perjanjian upah kolektif.

Aksi yang diorganisasi serikat buruh Verdi menargetkan salah satu hari belanja daring tersibuk dalam setahun, ketika Amazon biasanya mencatat penjualan tertinggi.

Beberapa pusat pemrosesan pesanan besar yang terdampak antara lain di Bad Hersfeld, Dortmund, Frankenthal, Graben, dan Koblenz.

Verdi menilai Amazon seharusnya menyesuaikan upah pekerja dengan standar sektor ritel Jerman.

Silke Zimmer, anggota dewan eksekutif nasional Verdi, mengatakan, “Bagi rekan-rekan kami, setiap hari terasa seperti Black Friday karena intensifikasi kerja dan praktik upah yang sewenang-wenang.”

Amazon menegaskan aksi mogok ini tidak akan secara signifikan memengaruhi pesanan pelanggan.

Perusahaan menyebut saat ini mempekerjakan sekitar 40.000 pekerja logistik tetap di Jerman dan telah merekrut tambahan 12.000 pekerja sementara untuk periode Natal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online