Bulog Tegaskan Beras Bantuan Pemerintah Tak Boleh Dijual
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Kampung Ambon.ist/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, kembali digerebek aparat terkait peredaran narkoba di kawasan tersebut. Tak hanya narkoba, petugas juga menemukan senjata api di lokasi tersebut.
Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Brigjen Roy Hadi Siahaan mengatakan operasi itu merupakan tindak lanjut dari Kepala BNN dan Bareskrim Polri untuk menindak tegas wilayah rawan narkoba.
“Kami sangat 'concern' (perhatian) terkait beberapa titik daerah rawan yang kita sinyalir sebagai kampung narkoba," ujarnya.
Roy menyebut, dalam operasi kali ini belum ada bandar besar yang tertangkap, namun pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap tersangka utama.
“Hari ini kami coba mendapatkan tersangka, tapi belum ketemu. Kami tetap serius untuk mencarinya,” kata dia.
Kendati demikian, pihaknya berhasil meringkus puluhan orang yang kini sedang diperiksa intensif untuk mengetahui keterlibatan mereka dalam jaringan narkoba.
“Saat ini ada puluhan orang yang ditangkap. Kita lakukan interogasi untuk memastikan apakah (bagian) jaringan atau bukan,” ujar dia.
Selain itu, BNN turut menyita sejumlah barang bukti narkoba, mulai dari sabu hingga ganja, sejumlah buku rekening, serta catatan transaksi narkoba.
“Ada sabu, ada ganja, kemudian beberapa buku rekening dan catatan transaksi narkoba,” ujar Roy.
Namun, hingga saat ini pihaknya belum menghitung total berat barang bukti karena masih dalam proses pendataan. “Kita belum hitung, tapi saya lihat ada beberapa barang bukti di beberapa titik,” katanya.
Selain narkoba, petugas juga menemukan dugaan senjata api (senpi) jenis "shotgun" di lokasi. “Diduga senpi, mungkin 'shotgun'. Kita bersama Bareskrim, Polda Metro Jaya dan BNN. Jadi bersinergi," katanya.
Roy menegaskan, sejauh ini fokus utama operasi masih pada pemberantasan jaringan narkoba, sesuai dengan kewenangan BNN. “Sejauh ini narkoba, karena BNN fokusnya di situ,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.