Siswa Diduga Merakit Bom di MAN 3 Padang, Belajar dari Internet
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Foto ilustrasi pelaksanaan wisuda perguruan tinggi sarjana dan magister. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Lulusan perguruan tinggi didorong untuk mampu memperluas jaringan dan memanfaatkan berbagai peluang di tengah masyarakat. Selain itu harus terus mengembangan ilmu yang telah didapat dan beradaptasi dengan ilmu dan perkembangan teknologi.
Pengurus Yayasan Wangsa Manggala Teguh Wahyudi mengatakan dalam prosesi wisuda kali ini meluluskan 1.345 mahasiswa program Sarjana S1 dan 81 mahasiswa program Pascasarjana S2. Ia mendorong agar para lulusan terus mengembangkan diri agar mampu menghadapi tantangan yang kompleks di era saat ini. Selain itu ia mengiangatkan agar memperluas jaringan dan memanfaatkannya sebagai peluang untuk membangun masa depan.
"Tentu kami telah memiliki jaringan sosial yang dapat menjadi dasar pengembangan usaha yang diminati, yakni dalam bentuk pertemanan dan persahabatan yang telah dijalin sesama mahasiswa selama masa belajar. Kemudian memiliki mentor dalam wujud para dosen. Gunakanlah jaringan itu, menjadi sistem pendukung bagi para wisudawan dikemudian hari, apakah itu sebagai mitra kerja, mitra usaha, atau hanya sekedar tempat bertukar pikiran," katanya Sabtu (25/10/2025).
Rektor UMBY Agus Slamet berpesan lulusan terus belajar mengembangkan ilmu dan pengetahuan agar bisa mengikuti
tantangan dan perkembangan zaman yang maju pesat terutama pada era revolusi industri 5.0. Ia berharap lulusan bisa memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan di bangku kuliah.
"Jangan pernah berhenti untuk belajar karena sumber belajar tidak hanya dari kampus saja tetapi dari segala persoalan, kesukaran, lingkungan sekitar, juga menjadi sumber belajar untuk kesuksesan di masa depan," ujarnya.
Ia memaparkan saat ini UMBY menjadi unggul di bidang sociopreneur tingkat nasional dan berwawasan internasional pada tahun 2029. Peningkatan kualitas pendidikan pun terus dilakukan agar lulusannya dapat mengikuti perkembangan dan tuntutan zaman saat ini dan masa depan.
Kepala LLDikti Wilayah V Profesor Setyabudi Indartono menyatakan pesan terus belajar kepada lulusan perguruan tinggi selalu disampaikan. Pasalnya ilmu dibangku kuliah dengan berbagai teori yang didapatkannya masih terbatas dibandingkan dengan perkembangan ilmu di tengah masyarakat.
"Kalau di bangku kuliah, paling berapa kasus yang didiskusikan, berapa semester belajar. Tetapi ketika di masyarakat akan mengabdi dengan berbagai konsekuensi, ini akan menemukan berbagai teori atau kenyataan yang mungkin belum pernah dibahas di bangku kuliah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Dokter jantung menjelaskan waktu terbaik minum kopi agar tidak mengganggu tidur dan irama jantung serta tips konsumsi yang lebih sehat.
SDN Kintelan 2 Jogja menerima enam siswa baru pada 2026/2027. Sekolah menyebut minimnya lulusan TK dan lokasi menjadi penyebab utama.
Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Prancis 2-0. Gol Oyarzabal & Porro, rekor 37 laga tak terkalahkan. Final lawan Argentina atau Inggris.
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
Kemendagri meminta Pemda mengoptimalkan pajak kendaraan bermotor setelah penerimaan PKB turun Rp11,58 triliun pada 2025.