Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya cakap secara digital. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga tetap membumi dengan etika dan integritas.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) V DIY Profesor Setyabudi Indartono mengatakan dunia pariwisata saat ini sedang mengalami transformasi radikal. Masuknya AI dan digitalisasi ke sektor pariwisata mengharuskan layanan menjadi lebih personal dan efisien tanpa mengesampingkan prinsip keberlanjutan.
Ia menekankan bahwa tantangan lulusan kini telah bergeser ke panggung global yang dinamis. Teknologi tidak boleh dianggap sebagai momok, melainkan alat untuk memberikan nilai tambah. Pemimpin pariwisata masa depan adalah mereka yang mampu menyelaraskan kecanggihan mesin dengan ketulusan keramahan manusia (hospitality).
"Lulusan perguruan tinggi saat ini berdiri di ambang pintu dunia yang sedang bertransformasi secara radikal," ujarnya dalam wisuda Stipram, Kamis (16/4/2026).
Selain penguasaan teknologi, pentingnya menjaga kearifan lokal. Alumni diharapkan memiliki ketahanan mental (resilience), empati, serta kemampuan komunikasi lintas budaya untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).
"Di dunia profesional, kepintaran mungkin akan membawa saudara ke puncak, namun hanya integritas dan kejujuran yang akan menjaga saudara tetap berada di sana. Jadilah pribadi yang dapat dipercaya dalam setiap tindakan," katanya.
Ketua Stipram, Suhendroyono, melaporkan bahwa pada periode ini institusi meluluskan 99 orang. Rinciannya terdiri dari 2 lulusan Program Doktor Pariwisata, 21 lulusan Magister Pariwisata, dan 76 lulusan Sarjana Pariwisata.
Menariknya, sebanyak 16 lulusan telah mengantongi sertifikasi internasional Certified Guest Service Professional (CGSP) dari American Hotel and Lodging Institute (AHLEI), Amerika Serikat. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi lulusan telah memenuhi standar global.
Suhendroyono menjelaskan bahwa tema wisuda kali ini, yakni Innovation, Sustainability, and Trust, merupakan representasi dari nilai inti yang ditanamkan. "Melalui semangat inovasi, keberlanjutan, dan kepercayaan, diharapkan para lulusan mampu menjadi insan akademik dan profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas," jelasnya.
Ia memastikan semua lulusan telah memiliki pengalaman ke luar negeri melalui program magang. Pasalnya magang di luar negeri menjadi syarat wajib bagi seluruh mahasiswanya. Kebijakan itu memberikan dampak positif bagi mahasiswa karena memiliki bekal industri di luar negeri.
"Selain mahasiswa juga dosen wajib harus ke luar negeri. Ketika mahasiswa pemikirannya standar global maka dosennya juga harus demikian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Ratusan unit properti dipamerkan kepada para agen properti, investor, hingga para broker dalam acara bertajuk Mandiri Lelang Festival (MLF) 2026
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.