Asian Games 2026: Leica Raih Medali Perunggu, Ghozi Jadi Finalis Menembak
Leica Al-Humaira Lubis meraih perunggu Asian Games 2026, sementara Kanurian Al Ghozi menembus final Men’s 10m Air Rifle.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat melantik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi NTB masa khidmat 2025-2030 di Auditorium UIN Mataram, Minggu (14/9/2025). ANTARA/Nur Imansyah
Harianjogja.com, JAKARTA— Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan pesantren agar tidak berorientasi pada keuntungan, tetapi lembaga yang fokus pada khidmat atau pengabdian dan pelayanan.
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa pesantren bukan badan usaha dengan bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Keberadaan pesantren adalah khidmat yang non-profit, disediakan secara ikhlas untuk anak-anak supaya mendapatkan kesempatan belajar.
"Pesantren memiliki tradisi tidak hanya menuntut ilmu saja, tetapi juga melatih para santri untuk membersihkan jiwa dan memberikan pelayanan dengan niat yang tulus," katanya, Jumat (10/10/2025).
Yahya juga menanggapi terkait isu eksploitasi santri di Pondok Pesantren Al-Khoziny, yang menurutnya bukan hal yang benar karena para santri tersebut sudah memiliki niat gotong royong membangun pesantren yang menjadi tempat tinggal mereka sendiri.
"Itu bukan eksploitasi, itu kan tradisi dan bagian dari kegiatan pendidikan di lingkungan pesantren. Kalau kerja bakti ya kan sama saja, kita juga di kampung itu bersih-bersih selokan segala macam itu kerja bakti, mereka membangun untuk kepentingan mereka sendiri. Kalau di pesantren itu mereka misalnya membuat gedung untuk madrasah, untuk belajar. Mereka membuat gedung untuk kamar-kamar tempat tinggal itu untuk mereka tempati sendiri dan seterusnya itu menjadi tradisi di pesantren," paparnya.
Yahya juga mengemukakan, kasus ambruknya mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembelajaran perbaikan pesantren secara sistemis, utamanya terkait infrastruktur.
"Kita tahu itu baru puncak dari gunung es masalah infrastruktur, di mana pesantren harus kita perjuangkan bersama untuk perbaikan-perbaikan yang lebih lanjut nantinya," katanya.
Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang bergerak cepat untuk membangun kembali ponpes tersebut dan terus menunjukkan perhatiannya kepada seluruh santri. "Kita berterima kasih bahwa pemerintah sudah menunjukkan perhatian dalam hal ini, mudah-mudahan nanti secara sistemis masalah ini bisa kita selesaikan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Leica Al-Humaira Lubis meraih perunggu Asian Games 2026, sementara Kanurian Al Ghozi menembus final Men’s 10m Air Rifle.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.