Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Foto ilustrasi. Ratusan warga membawa bantuan yang mereka terima dari truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di jalan utara Kota Gaza, Palestina (22/6/2025). ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Pemerintah Malaysia mendukung langkah Presiden AS Donald Trump, yang meluncurkan rencana 20 poin guna menghentikan perang Gaza dan menegakkan keadilan.
Pemerintah Amerika Serikat menggambarkan hal ini sebagai langkah krusial untuk menghentikan genosida, kelaparan, dan kehancuran di Wilayah Palestina.
Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam keterangan tertulis di Kuala Lumpur, Selasa, berharap rencana tersebut akan dilaksanakan sepenuhnya dengan itikad baik, memastikan akses kemanusiaan, penarikan pasukan Israel, pemulangan yang aman bagi para pengungsi dan orang-orang yang terusir, serta rekonstruksi Gaza sepenuhnya.
Malaysia lebih lanjut menggarisbawahi bahwa implementasi rencana tersebut harus konsisten dengan hukum internasional, Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan resolusi-resolusinya, sekaligus menegakkan keadilan dan akuntabilitas.
Malaysia siap bekerja sama dengan Amerika Serikat dan komunitas internasional untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi, termasuk pembentukan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan pra-1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
BACA JUGA: Mataram Uji Coba Insinerator Zero Emisi, Solusi Cepat Atasi Sampah
Sebelumnya, pada Senin (29/9/2025), Trump meluncurkan rencana 20 poin untuk menyelesaikan konflik Gaza. Proposal tersebut antara lain menyerukan gencatan senjata segera dan pembebasan sandera dalam waktu 72 jam.
Rencana tersebut juga menetapkan bahwa Hamas dan "kelompok lain" harus meninggalkan keterlibatan mereka dalam pemerintahan Gaza, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Daerah kantong Palestina itu akan diperintah oleh "komite Palestina yang teknokratis dan apolitis" yang diawasi oleh badan internasional yang dipimpin oleh Trump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.