Dunia Dosen Gelar RPS OBE Masterclass, Tingkatkan Kualitas Pembelajar
Dunia Dosen menghadirkan RPS OBE Masterclass untuk membantu dosen menyusun RPS berbasis Outcome-Based Education secara terukur dan siap akreditasi.
Salah seorang warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, terdampak gempa membersihkan reruntuhan bangunan. Jumat (26/9/2025) ANTARA - Novi Husdinariyanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan logistik dasar untuk mendukung kebutuhan warga terdampak gempa bumi merusak bermagnitudo 5,7 yang mengguncang Banyuwangi dan Situbondo, Jawa Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa logistik berupa kebutuhan permakanan maupun non-permakanan siap digeser ke Jawa Timur bila hasil kaji cepat menunjukkan perlunya intervensi dari pemerintah pusat.
“BNPB sudah menyiapkan logistik dasar yang dapat segera didistribusikan untuk mendukung masyarakat terdampak,” kata dia.
BNPB mencatat hingga Jumat pagi gempa tektonik itu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi merusak sejumlah bangunan.
Di mana untuk Kabupaten Situbondo, sebanyak 27 rumah rusak berat, 10 rusak sedang, 22 rusak ringan, serta dua fasilitas ibadah dan satu kantor terdampak. Sementara di Banyuwangi, delapan rumah rusak ringan dan dua fasilitas ibadah dilaporkan terdampak.
Abdul menjelaskan bahwa BNPB bersama BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Situbondo, dan BPBD Banyuwangi terus melakukan kaji cepat dampak kerusakan serta kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: 64 Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 5,7 di Situbondo
BNPB juga telah mengirim tim dari pusat untuk mendampingi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam melakukan asesmen kebutuhan warga serta memastikan respons darurat berjalan optimal.
“Kepala BNPB siap turun langsung ke lapangan bila eskalasi dampak terjadi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan operasi tanggap darurat berjalan baik,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa utama pada Kamis (25/9) sore itu berada di laut, 46 kilometer timur laut Banyuwangi dan 54 kilometer tenggara Situbondo, pada kedalaman 12 kilometer.
Getaran gempa dirasakan kuat selama 2–3 detik di Banyuwangi dan Situbondo.
BMKG mencatat sampai dengan Jumat pagi sebanyak 24 gempa bumi susulan terjadi setelah guncangan magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Banyuwangi dan Situbondo, Jawa Timur.
Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 3,6 dan terkecil 1,8 magnitudo yang terdeksi pada sensor dan tidak dirasakan masyarakat..
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dunia Dosen menghadirkan RPS OBE Masterclass untuk membantu dosen menyusun RPS berbasis Outcome-Based Education secara terukur dan siap akreditasi.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.