11.469 Ibu Hamil Terpapar Hepatitis B, Ini Penjelasan Dinkes Pekanbaru

Newswire
Newswire Rabu, 17 September 2025 18:37 WIB
11.469 Ibu Hamil Terpapar Hepatitis B, Ini Penjelasan Dinkes Pekanbaru

Foto ilustrasi Hepatitis B - Freepik

Harianjogja.com, PEKANBARU—Kasus Hepatitis B pada ibu hamil di Pekanbaru tembus 11.469 hingga September 2025. Dinkes gencarkan skrining kesehatan di puskesmas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pekanbaru, Edi Satriawan menyampaikan untuk mencegah penyebaran penyakit menular sejak dini pihaknya melakukan skrining di 21 pusat kesehatan masyarakat milik pemerintah.

"Kalau penyakit menular langsung kami melakukan skrining di 21 puskesmas. Penyakit menular langsung itu seperti ISPA, diare, Pneumonia, Tuberkulosis (TBC), HIV-AIDS, dan Hepatitis," katanya di Pekanbaru, Rabu (17/9/2025).

Hepatitis B dapat menular melalui hubungan seksual tanpa menggunakan alat pengaman, penularan dari ibu hamil ke bayi, dan juga melalui transfusi darah. Cara terakhir bisa melalui jarum suntik dan juga bisa melalui pisau cukur yang sebelumnya dipakai oleh penderita.

BACA JUGA: Nelayan Kulonprogo Jarang Melaut karena Angin dan Ombak Tinggi

Selain Hepatitis B, Dinkes Pekanbaru juga mendata 61.896 kasus (dewasa dan anak) Pneumonia dari Januari hingga September tahun 2025. Pneumonia merupakan kasus peradangan pada kantung udara paru-paru (alveoli), yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur.

Gejala penyakit ini seperti batuk, sesak napas, demam, dan nyeri pada bagian dada. Untuk mencegah penyebaran penyakit menular ini, Edi Satriawan mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini di puskesmas.

"Untuk skrining ini, masyarakat harus datang ke puskesmas. Kalau merasa tidak enak badan, datanglah ke puskesmas, petugas di puskesmas akan siap melayani, obat disediakan, gratis," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online