DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Beras - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan sepanjang 2025 Indonesia tidak impor beras, membuktikan kerja keras petani dalam negeri menjaga kedaulatan pangan nasional sehingga tetap kokoh.
Mentan mengatakan kondisi tahun ini berbeda dengan 2024 yang dimana Indonesia melakukan impor beras tiga hingga empat juta ton. "Itu hasil kerja kita semua. Petani Indonesia, aku terima kasih pada petani Indonesia. Mengantar kita tidak impor (beras) pada hari, detik ini," kata Mentan, Rabu (3/9/2025).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan keberhasilan kerja kolektif petani Indonesia yang mampu menjaga produksi beras nasional sehingga stok tetap terjaga pada level aman untuk kebutuhan masyarakat.
Ia menyebutkan stok beras nasional pada September 2025 mencapai sekitar 4 juta ton, jauh lebih tinggi dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya berkisar 1 hingga 2 juta ton. "Tahun lalu, impor jutaan ton. Kemudian stoknya tahun lalu lebih rendah dari pada sekarang," ujar Mentan.
BACA JUGA: Berisi Kritik, Mural Karya Seniman Jogja Dirusak Orang Tak Dikenal
Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan pangan nasional, sehingga masyarakat harus bangga terhadap gagasan besar Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kedaulatan pangan dan mengurangi ketergantungan impor beras secara berkelanjutan.
"Yang terpenting, yang menarik adalah, sampai September sekarang, tidak ada impor (beras) Benar? Tahun lalu, 3-4 juta ton. Itu yang terpenting. Kita harus bangga atas gagasan besar Bapak Presiden (Prabowo Subianto), itu paling penting," katanya.
Amran mengatakan berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 31,04 juta ton, melampaui total produksi sepanjang tahun 2024 sebesar 30 juta ton.
"Dan yang menarik adalah 31 juta ton itu [proyeksi produksi beras RI dari BPS] sampai Oktober (2025), tahun lalu itu produksi hanya 30 juta ton. Padahal masih ada dua bulan nih," ujarnya.
BACA JUGA: KAI Beri Diskon Tiket Kereta 20 Persen di September 2025
Kementerian Pertanian juga menyebutkan berdasarkan laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat United States Department of Agriculture (USDA) memperkirakan total produksi beras Indonesia tahun ini akan mencapai 34,6 juta ton pada tahun 2025, melebihi target 32 juta ton.
Bahkan Mentan menyebutkan bahwa proyeksi dari The Food and Agriculture Organization (FAO) produksi beras Indonesia pada tahun 2025 bisa mencapai 34 hingga 35 juta ton. Sementara itu, secara umum target Kementan dalam produksi beras di tabun ini mencapai 32 juta ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Tim voli putra Indonesia mengalahkan Kirgiztan 3-0 di Asian Games 2026. Laga melawan Iran menjadi penentu peluang lolos ke fase berikutnya.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.
HP lipat kini punya layar mendekati tablet mini. Namun, apakah foldable benar-benar bisa menggantikan tablet untuk hiburan dan pekerjaan?
Cari motor 250 cc bekas di bawah Rp15 juta? Ada Ninja 250, Ninja 250 SL dan CBR250R yang masuk daftar.